Berita Malang

Bak Air Terjun, Kios Pedagang Pasar Besar Malang Alami Kebocoran saat Hujan

Sejumlah kios pedagang yang berada di lantai dua Pasar Besar Kota Malang dilanda kebocoran, Senin (25/10).

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Rifki Edgar
Anggota DPRD Kota Malang, Lookh Mahfudz saat meninjau lantai tiga Pasar Besar Kota Malang yang dulunya merupakan mal Matahari. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sejumlah kios pedagang yang berada di lantai dua Pasar Besar Kota Malang dilanda kebocoran, Senin (25/10).

Kebocoran itu terjadi, saat hujan deras yang melanda Kota Malang dalam beberapa hari kemarin, hingga membasahi lapak dagangan mereka.

Kejadian ini pun, dikeluhkan oleh sejumlah pedagang, terutama yang berada di kios tempat berjualan pakaian.

Bahkan, dari video yang beredar, memperlihatkan, kebocoran air hujan membasahi lantai jalan di dalam pasar bak seperti air terjun.

Hal ini membuat jalan yang ada di dalam pasar besar menjadi basah, dan merepotkan pedagang atau pun pembeli yang sedang berada di dalam pasar.

"Kejadian seperti ini sudah terjadi dalam dua tahun terkahir ini. Tahun ini yang paling parah hingga dagangan saya basah," ucap M Taufik penjual pakaian di Pasar Besar Kota Malang.

Kebocoran ini diakibatkan oleh kebocoran talang yang lokasinya berada di atas kios pedagang.

Setelah diselidiki, kebocoran itu terjadi, karena di lantai atas yang merupakan bangunan eks Mal Matahari ada atap yang terbuka.

Total ada sekitar enam kios pedagang yang mengalami kebocoran di Pasar Besar.

Hingga akhirnya, pedagang secara swadaya membenahi talang tersebut agar tidak bocor saat turun hujan.

"Akhirnya kami tambal sendiri dengan seng bersama pedagang lain yang terdampak. Tapi ya gitu, selalu saja masih bocor," ujar Taufik yang sudah dari tahun 1991 berjualan di Pasar Besar.

Akibat kejadian itu, Taufik bersama pedagang Pasar Besar lain yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) berencana akan memperbaiki sendiri kebocoran yang ada di Pasar Gadang.

Hippama juga telah membentuk tim yang dinamakan tim kebocoran guna memperbaiki persoalan kebocoran yang terjadi di Pasar Besar Malang.

"Kami secara swadaya akan memperbaiki sendiri kebocoran ini. Karena pedagang berharap kita bisa berjualan dengan lancar seperti dulu lagi," tandasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved