Breaking News:

Berita Kota Kediri

Khofifah dan Gus Baha Hadiri Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional 2021 di Ponpes Ar Risalah Kediri

Gubernur Jawa Timur Khofifah dan Gus Baha menghadiri acara Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional 2021 di Ponpes Ar Risalah Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Gus Baha bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat hadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad yang berlangsung di Ponpes Ar Risalah, Kota Kediri, Senin (25/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan Hari Santri Nasional 2021 di Pondok Pesantren Ar Risalah, Kota Kediri, Senin (25/10/2021).

Pada kesempatan itu, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan tiga investasi Bung Karno. Di antaranya, investment of human skill, material investment, dan mental investment.

Menurut Khofifah, tiga investasi tersebut harus diberikan sebagai bekal bagi generasi saat ini, terlebih di lingkungan pondok pesantren.

Khofifah menjelaskan, untuk investment of human skill di era digitalisasi informasi saat ini dibutuhkan skilling up dari berbagai pemampuan keterampilan dalam mentransformasikan secara digital.

Sedangkan dari segi mental investment yaitu bagaimana membangun akhlak yang baik dan bisa menjadi bagian dari referensi terbangunnya akhlak yang baik.

“Investment of human skill terus kita lakukan dari berbagai sektor. Tapi investasi mental itulah yang kita harap banyak dikawal, dibina dan dibimbing  terutama yang berbasis pondok pesantren dan pengasuh-pengasuh putri pemilik pesantren yang dikomando oleh ulama putri,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti kegiatan para ulama perempuan di mana mereka bisa berdaya dan mengkonsolidasikan pemikiran serta gerakan aktivitasnya.

“Kesetaraan dalam upaya memajukan antara laki-laki dan perempuan apakah di sektor yang berbasis keagamaan kemudian diversifikasi profesinya bisa seiring. Diversifikasi harus dilakukan oleh mereka yang punya basis keagamaan yang baik, karena pada posisi saat ini kita membutuhkan investasi mental,” jelasnya.

Baca juga: Harga Anjlok, Sayuran Petani dan Telur Peternak Diborong ASN Kota Kediri, Wali Kota: Bisa Survive

Pada kesempatan itu, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar meminta doa dari para ulama agar Pemerintah Kota Kediri bisa mengatasi pandemi Covid-19 (virus Corona) bersama-sama. 

“Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, karena saat ini berat bagi kami karena perekonomian betul-betul terkunci. Kami berupaya semaksimal mungkin tentu dengan arahan dari Bu Gubernur untuk terus menggerakkan perekonomian di sektor-sektor UMKM,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan Hari Santri Nasional dikemas dalam kegiatan Ngaji Bareng KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha dari Rembang. Tema yang diangkat "Peran Bu Nyai dalam Meneladani Istri Rasulullah SAW."

Kegiatan ini dihadiri pejabat Forkopimda Kota Kediri, Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi Mahrus, Pengasuh Ponpes Tebu Ireng KH Abdul Hakim Mahfudz, serta Pengasuh PP Arrisalah Lirboyo Kota Kediri Ning Aina Aina'ul Mardliyah.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved