Berita Surabaya

Dibuka Dua Hari, Tahura dan KRM di Surabaya Belum Ada Lonjakan Pengunjung

Tempat wisata Taman Hutan Raya (Tahura) dan Kebun Raya Mangrove (KRM) di Surabaya sudah dibuka sejak Sabtu (23/10/2021) lalu. Berdasarkan data Dinas

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Pengunjung sedang scan barcode Pedulilindungi sebelum masuk ke MIC Wonorejo. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tempat wisata Taman Hutan Raya (Tahura) dan Kebun Raya Mangrove (KRM) di Surabaya sudah dibuka sejak Sabtu (23/10/2021) lalu.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, belum ada lonjakan pengunjung.

Pengunjung terbanyak ada di Ekowisata Wonorejo. "Sejak kami buka Sabtu lalu, total pengunjung di semua sesi dalam satu hari baru sekitar 300 pengunjung," kata Kepala DKPP Kota Surabaya Yanuar Herlambang, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya, jumlah tersebut masih berada di bawah prakiraan pihaknya. Sebelum ditutup, dalam satu hari pengunjung taman tersebut bisa mencapai 700 pengunjung yang terbagi dalam beberapa sesi.

"Dalam tahap uji coba pembukaan ini, mungkin belum banyak yang tahu selain juga tanggal tua. Jadi, belum banyak yang tahu juga," kata Herlambang.

Baca juga: Tabur Bunga Kenang Jasa Pahlawan Jadi Cara Kemenkumham Teguhkan Komitmen Cinta Tanah Air

Sekalipun demikian, pihaknya memastikan Protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat. Termasuk, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke dalam area.

"Kami pasang barcode di pintu-pintu masuk Tahura maupun KRM. Kami juga siagakan Satgas yang memastikan Prokes dilaksanakan masing-masing pengunjung," katanya.

DKPP juga memperbolehkan kalangan anak-anak untuk masuk ke arena. "Namun, tetap didampingi oleh orang tua," katanya.

Para pedagang UMKM yang berdagang di dalamnya juga wajib mengikuti protokol kesehatan. "Saat makan, juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Selama ujicoba pembuka, jam buka KRM di Surabaya berbeda. "Untuk KRM di Gunung Anyar dan Medokan hanya buka Sabtu - Minggu. Sedangkan Wonorejo buka setiap hari," katanya.

Untuk diketahui, Surabaya memiliki sejumlah taman hutan hingga kebun mangrove. Sejumlah Kebun Mangrove yang dikelola Pemkot di antaranya, Mangrove Information Center (MIC) Wonorejo, Kebun Mangrove Medokan Sawah, hingga Kebun Mangrove Gunung Anyar.

Masing-masing tempat ini menjadi jujugan wisata masyarakat Surabaya. Namun, sejak PPKM darurat pada Juli lalu, seluruh tempat ini lantas ditutup.

Selama Tahura atau KRM belum beroperasi,  perawatan tetap rutin dilakukan setiap hari. Termasuk, menyiapkan spot foto hingga jogging track. (bob) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved