Breaking News:

Berita Mojokerto

Satpol PP Bongkar Prostitusi Jalanan di Warung Remang-remang Mojosari, 9 Wanita PSK Diciduk

Petugas Satpol PP  mengamankan sembilan wanita Pekerjaan Seks Komersial (PSK) dalam razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di sejumlah

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Petugas Satpol PP mengamankan sembilan wanita PSK di warung remang-remang Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Petugas Satpol PP  mengamankan sembilan wanita Pekerjaan Seks Komersial (PSK) dalam razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di sejumlah warung remang-remang, Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto,
Noerhono mengatakan mereka tertangkap basah menjajakan diri disekitar warung remang-remang yang berada di sepanjang jalan Desa Awang-awang, pada Senin (25/10/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan wanita PSK yang berupaya kabur dan sembunyi di lahan koson.

"Ada empat warung remang-remang yang kita razia dan hasil dari kegiatan PMKS
mengamankan sembilan perempuan," ungkapnya, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Geledah Rumah Kontraktor di Probolinggo, Penyidik KPK Bawa Satu Koper Hitam & Mesin Penghitung Uang

Menurut dia, pengaduan masyarakat yang resah terkait banyaknya aktivitas prostitusi terselubung yang di sekitar warung remang-remang terselubung. Kebanyakan perempuan PSK disana berpakaian seksi berada di warung remang-remang dan  tempat gelap menunggu pria hidung belang di pinggir jalan.

"Razia PMKS kita tingkatkan apalagi banyak laporan masyarakat yang resah  adanya prostitusi jalanan," jelasnya.

Noerhono menjelaskan sembilan wanita PSK diamankan di Kantor Satpol PP Kabupaten Mojokerto guna dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

"Mereka dilakukan pembinaan dan diperbolehkan pulang namun KTP yang bersangkutan sementara kita sita untuk diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto," terangnya.

Nantinya, sembilan wanita PSK ini diserahkan ke Dinsos Kabupaten Mojokerto untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan pembekalan keterampilan agar yang bersangkutan tidak kembali terjerumus prostitusi jalanan.

"Tindakan lanjut kita serahkan ke Dinsos untuk dibina agar mereka memiliki keterampilan sehingga tidak kembali mengulangi perbuatanya," ucap Noerhono. (don/ Mohammad Romadoni.

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved