Liga Champions
Gol Ibrahimovic Dianulir, AC Milan Terhindar dari Empat Kekalahan Beruntun Berkat Gol Bunuh Diri
AC Milan terhindar dari empat kekalahan beruntun di Liga Champions 2021-2022. Setelah Rossoneri sukses menahan imbang FC porto 1-1.
TRIBUNJATIM.COM - AC Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan FC Porto pada pertandingan lanjutan Grup B Liga Champions 2021-2022.
Duel AC Milan vs FC Porto rampung digelar di Stadion San Siro, Rabu (3/11/2021) atau Kamis dini hari WIB.
Hasil ini menjadi poin perdana bagi Milan, sekaligus menghindarkan Rossoneri dari empat kekalahan beruntun di Liga Champions musim ini.
Dilansir BolaSport.com dari laman resmi UEFA, AC Milan sedikit mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 52 persen.
Dari segi peluang, Milan mampu menciptakan 8 tembakan dengan 2 mengarah akurat ke gawang Porto.
Sementara itu, Porto mendapatkan 11 kesempatan dengan 5 tembakan tepat sasaran ke gawang Milan.
AC Milan berinisiatif tampil menyerang selepas peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit Clement Turpin.
Namun, laga baru berjalan enam menit, gawang Milan harus jebol oleh gol dari pemain Porto, Luis Diaz.
Berawal dari upaya Marko Grujic yang merebut bola dari Ismael Bennacer, sang pemain segera melakukan tusukan ke kotak penalti Milan.
Setelah sempat mengecoh satu pemain, Grujic segera mengirim umpan datar ke arah Luis Diaz yang berdiri dalam posisi bebas di sebelah kiri.
Dengan tenang, Diaz mengontrol bola sebelum menaklukkan kiper AC Milan, Ciprian Tatarusanu, dengan mengirimkan bola datar via kaki kanannya ke pojok kiri bawah gawang. AC Milan tertinggal 0-1.
Gol dari Dias sempat mengundang kontroversi dan diprotes keras oleh pelatih AC Milan, Stefano Pioli, di pinggir lapangan sembari memberi tepuk tangan.
Stefano Pioli mengamuk ke arah wasit karena melihat adanya pelanggaran yang dilakukan Grujic kepada Ismael Bennacer sebelum terciptanya gol dari Porto.
Adapun gol dari Diaz tersebut menjadi torehan back-to-back-nya ke gawang Milan setelah pada pertemuan pertama lalu dirinya turut menyumbang satu gol dalam kemenangan 1-0 di Estadio do Dragao pada matchday ketiga Grup B.
Selepas gol Dias tercipta, para pemain Porto mulai menaikkan intensitas serangan balik dari sisi kanan pertahanan tuan rumah dan beberapa kali membuat linni belakang Milan tampak kelabakan dalam antisipasi.
Sementara itu, AC Milan juga berupaya memberikan tekanan dengan beberapa kali melancarkan serangan balik yang diprakarsai oleh Rafael Leao dan Alexis Saelemakers di sisi sayap kiri dan kanan.
Pada menit ke-17, gawang Milan nyaris jebol untuk kedua kalinya jika saja sundulan jarak dekat Grujic tidak diantisipasi oleh Ciprian Tatarusanu.
Tendangan bebas dari Sergio Oliveira mendarat tepat di atas kepala Grujic dan seketika sang gelandang melepaskan tandukan ke arah gawang Milan.
Namun, upayanya berhasil digagalkan Tatarusanu dengan refleks apiknya menjentikan jari untuk menjauhkan bola dari gawang.
Kembali Tatarusanu melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tandukan Grujic yang memanfaatkan sepak pojok dari Sergio Oliveira pada menit ke-25.
Dua menit berselang, pelatih Milan, Stefano Pioli, diganjar kartu kuning oleh wasit Clement Turpin akibat melancarkan protes keras.
Hingga pertandingan memasuki setengah jam Milan belum mampu menghadirkan ancaman nyata bagi gawang Porto yang dikawal oleh Diogo Costa.
Pada menit ke-32, Milan akhirnya mendapatkan peluang pertama melalui tendangan jarak jauh dari Olivier Giroud.
Memanfaatkan sodoran umpan terobosan dari Theo Hernandez, Olivier Giroud melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti via kaki kirinya.
Namun, upaya dari penyerang timnas Prancis tersebut masih bisa digagalkan oleh Diogo Costa yang terbang melakukan penyelamatan satu tangan. Bola tepisannya hanya menghasilkan sepak pojok bagi Milan.
Di sisa menit babak pertama, Milan berupaya keras untuk mencetak gol balasan, tetapi serangan yang dibangun oleh Theo Hernandez, Rafael Leao, dan Alexis Saelemaekers selalu kandas karena penyelesaian akhir yang buruk.
Sementara itu, Grujic dan Diaz benar-benar membuat repot tuan rumah di mana mereka kerap menjadi motor serangan dari Porto dengan memanfaatkan buruknya koordinasi pertahanan Milan.
Tidak ada gol tambahan gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir, AC Milan harus mengakui keunggulan 1-0 Porto.
Di babak kedua, Milan tidak mengubah pendekatan mereka untuk tampil menyerang sejak menit pertama.
Namun, upaya-upaya yang dibangun dari Leao dan Pierre Kalulu lewat sisi kiri pertahanan Porto belum mampu menghadirkan peluang matang bagi Milan hingga laga memasuki menit ke-50.
Sebaliknya, Porto mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-56.
Sebuah tandukan dari Evanilson hanya menerpa mistar gawang Milan usai menerima umpan sundulan dari Pepe di dalam kotak penalti yang memanfaatkan tendangan bebas Oliveira.
AC Milan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-61 lewat gol bunuh diri Chancel Mbemba.
Berawal dari tendangan bebas Bennacer tepat di luar kotak penalti, bola sempat mengenai punggung pagar hidup dari Porto.
Bola pantulan dari punggung pagar hidup Porto segera disambar oleh Giroud yang berada di dalam kotak penalti dengan tembakan setengah voli via kaki kirinya.
Meski sepakan Giroud berhasil ditepis Costa, bola justru mengarah ke Pierre Kalulu yang sudah merangsek ke dalam kotak penalti.
Pengganti Davide Calabria tersebut segera melepaskan tembakan dengan kaki kirinya.
Si kulit bulat hasil tembakan Pierre Kalulu melesat melalui sela-sela kaki Costa dan sempat coba ditahan oleh Chancel Mbemba.
Namun, upaya Mbemba malah membuat bola meluncur datar ke tengah gawangnya sendiri. AC Milan 1-1 Porto.
Dalam 10 menit terakhir babak kedua, tempo permainan kedua tim semakin meningkat, baik Milan dan Porto gencar berbalas serangan balik.
Pada menit ke-83, Zlatan Ibrahimovic sempat mencatatkan namanya di papan skor usai menyontek bola dari hasil umpan silang datar Hernandez.
Namun, gol Zlatan Ibrahimovic dianulir lantaran Hernandez sudah lebih dulu terperangkap posisi offside.
Adapun saat laga memasuki injury time, kedua kesebelasan tetap saling berbalas serangan balik meski belum ada satu pun dari kedua tim yang berhasil mencetak gol tambahan.
Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan AC Milan pun harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.
Hasil ini belum membuat Milan beranjak dari posisi juru kunci di Grup B, tetapi mampu menghindarkan mereka dari kekalahan keempat setelah pada tiga laga perdana Liga Champions menelan hasil minor secara beruntun.
Sementara itu, hasil Liverpool versus Atletico Madrid bakal menentukan nasib Milan di Liga Champions.
AC Milan 1-1 FC Porto (Chancel Mbemba 61'-bd; Luis Diaz 6')
Susunan pemain AC Milan dan FC Porto:
AC Milan (4-2-3-1): 1-Ciprian Tatarusanu; 2-Davide Calabria (20-Pierre Kalulu 46'), 23-Fikayo Tomori, 13-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 4-Ismael Bennacer, 8-Sandro Tonali (79-Franck Kessie 68'); 56-Alexis Saelemaekers, 10-Brahim Diaz (33-Rade Krunic 68'), 17-Rafael Leao (27-Daniel Maldini 84'); 9-Olivier Giroud (11-Zlatan Ibrahimovic 76')
Pelatih: Stefano Pioli
FC Porto (4-4-2): 99-Diogo Costa; 23-Joao Mario, 3-Pepe, 19-Chancel Mbemba, 12-Zaidu Sanusi; 7-Luis Diaz (28-Bruno Costa 79'), 16-Marko Grujic, 27-Sergio Oliveira (20-Vitinha 69'), 25-Otavio (29-Toni Martinez 85'); 30-Evanilson (10-Francesco Conceicao 79'), 9-Mehdi Taremi (11-Pepe 85')
Pelatih: Sergio Conceicao
Wasit: Clement Turpin (Prancis)
Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "Hasil Liga Champions - Sontekan Ibrahimovic Dianulir, Gol Bunuh Diri Hindarkan AC Milan dari Kekalahan Keempat"
Ikuti berita seputar Liga Champions
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ac-milan-harus-puas-berbagi-satu-angka-setelah-memetik-hasil-imbang-1-1-melawan-fc-porto.jpg)