Breaking News:

PLN Siagakan Personel Amankan Pasokan Listrik di Musim Penghujan dan Cuaca Ekstrem

Tingkatkan keandalan pasokan listrik dan kesiapsiagaan memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem, PLN UID Jawa Timur gelar apel siaga.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/PLN UID Jatim
Kegiatan kesiapsiagaan PLN memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik dan kesiapsiagaan memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem, PLN UID Jawa Timur gelar apel siaga di 17 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan se-Jawa Timur.

Sekitar 2.347 personel Yandal, 1.008 personel Har, 18 regu PDKB, dan 137 pegawai disiagakan dalam kegiatan ini. Petugas juga dilengkapi dengan 243 unit UGB, 11 unit crane dan 12 skylift.

Sementara, periode siaga berlangsung selama masa badai La Nina yang memicu terjadinya cuaca ekstrem, yakni diperkirakan hingga Februari 2022.

Memimpin langsung pelaksanaan apel di PLN UP3 Kediri, General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Adi Priyanto, memberikan arahan langsung kepada peserta apel yang terdiri dari Manager PLN UP3 Kediri, seluruh Manager Bagian, Manager Unit Layanan Pelanggan, Supervisor Teknik, PJ K3L, Tim PDKB, Petugas Pelayanan Teknik dan Tim Pemerliharaan Preventif & Korektif Perwakilan Unit Layanan Pelanggan.

"Berkaca pada kasus force majeure yang tidak terduga dan cuaca ekstrem sewaktu-waktu, maka perlu kesiapsiagaan seluruh personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Lebih dari itu, kita juga harus mempersiapkan diri dan peralatan dalam bekerja serta selalu menjaga kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sebelum terjun ke lapangan," ungkap Adi.

Adi menambahkan, meski tengah memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem, pasokan listrik di Jawa Timur tetap aman.

Tercatat beban puncak pada 11 November 2021 mencapai 5.449 MW sedangkan daya mampu sebesar 8.875 MW.

Setelah apel, dilakukan pengecekan pasukan beserta perlengkapan, mulai dari operasional dan APD, guna memastikan kesiapan personel dan peralatan pekerjaan yang digunakan dalam kondisi prima.

Baca juga: Cara Mengetahui Besaran kWh yang Terpakai dalam Sebulan di Tagihan Listrik PLN, Lihat Panduannya

Adi menyampaikan serangkaian upaya PLN dalam mengantisipasi cuaca ekstrem, yakni melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon yang berpotensi mengganggu aliran listrik apabila cuaca hujan lebat dan angin, bekerja sama dengan dinas-dinas terkait di kabupaten/kota untuk pendataan dan pemotongan pohon-pohon tua yang sudah berpotensi roboh di kondisi cuaca ekstrem, melakukan peninggian panel-panel gardu guna mengantisipasi kondisi banjir, serta menyiapkan mitigasi bencana dan bekerja sama dengan BPBD di setiap daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved