Breaking News:

Berita Lumajang

Tak Ada Sinyal Internet di Sekolah, Siswa SD di Bukit B29 Terpaksa Kerjakan ANBK di Rumah Warga

Pandemi Covid-19 mengubah banyak aktivitas masyarakat menjadi serba digital. Kegiatan rapat pejabat sampai sekolah dilakukan secara daring.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Surya/Tony Hermawan
Ekspresi wajah seorang siswa kesulitan mengerjakan soal ANBK karena jaringan internet di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, lemah. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pandemi Covid-19 mengubah banyak aktivitas masyarakat menjadi serba digital. Kegiatan rapat pejabat sampai sekolah dilakukan secara daring. Akan tetapi pada kenyataannya, tak semua daerah dapat mengakses jaringan internet dengan baik dan mudah.

Akibatnya, ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SDN 01 Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang terpaksa dilaksanakan di satu di antara rumah warga yang letaknya di atas bukit.

Di bukit yang letaknya sekitar 5 kilometer dari wisata alam B-29, para siswa kelas 5 SD ini mengerjakan soal dengan menggunakan laptop dan handphone sebagai hotspot internet.

Sayangnya, meski perangkat sudah lengkap, para siswa masih membutuhkan usaha ekstra untuk mengerjakan soal-soal ujian.

Kendalanya tetap soal internet. Apalagi ketika kabut tebal datang, mereka akan kesusahan melakukan login dengan server ANBK pusat karena sinyal lemah.

"Terus terang saja kalau di sekolah malah gak ada sinyal, dua minggu lalu kami sudah survey ini lokasi yang paling bagus," kata Abdul Adim, Kepala Sekolah SDN 01 Argosari.

Meski sempat kesusahan, tapi ini termasuk sesi ujian yang beruntung. Pada ujian sesi pertama seluruh laptop client peserta ANBK tidak bisa tersambungkan dengan Exambrowser. Semua  peserta pun akhirnya menutup ujian dengan rasa kecewa.

Dijelaskan Abdul, jaringan internet lelet atau tidak stabil adalah masalah yang sudah lama dialami warga Desa Argosari. 

Sekitar dua tahun lalu, sebelum pemerintah pusat mengadakan ANBK, tersirat wacana Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lumajang akan membangun tower telekomunikasi demi meningkatkan kinerja pegawai sipil yang bertugas di Argosari. Namun, belakangan wacana itu menguap dan kabarnya tak lagi terdengar.

"Soal wacana tower sudah pernah diplanning tapi gak ada hasil. Maka seyogyanya Dinas Pendidikan atau instansi terkait melakukan pengadaan tower agar tidak lagi sulit mencari sinyal," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved