Breaking News:

Berita Kabupaten Mojokerto

Batu Besar Longsor di Cangar-Pacet Mojokerto Tutupi Separuh Badan Jalan, BPBD Beri Imbauan

Batu besar longsor di Cangar-Pacet Mojokerto hingga menutup separuh badan jalan, tepatnya di area Putuk Sendi, Kecamatan Pacet. BPBD beri imbauan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/BPBD
Tim gabungan BPBD mengevakuasi bongkahan batu besar yang longsor di jalan alternatif Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (20/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebuah batu berukuran besar longsor dari atas tebing setinggi 25 meter di jalan alternatif Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (20/11/2021).

Bongkahan batu berdiameter kurang lebih 120 sentimeter tersebut longsor hingga menutup separuh badan jalan raya, tepatnya di area Putuk Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan, tidak ada korban jiwa lantaran saat kejadian batu besar longsor, kondisi Jalan Raya Cangar-Pacet lengang.

"Tidak ada korban karena saat kejadian batu besar longsor kondisi jalan sepi," ungkap Djoko Supangkat, Sabtu (20/11/2021).

Menurut dia, batu longsor akibat hujan yang terus-menerus mengguyur, sehingga membuat kontur tanah pada tebing menjadi labil. Apalagi kondisi tanah basah di kawasan dataran tinggi, cengkeraman batu menjadi berkurang dan terjadi longsor.

"Material longsor hanya berupa bongkahan batu berukuran besar, tidak disertai tanah tebing," jelasnya.

Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dibantu Tahura, TNI/Polri, Perhutani dan warga berupaya mengevakuasi batu besar menggunakan alat pemotong batu dan pengungkit.

Setelah dipotong menjadi beberapa bagian, bongkahan batu itu disingkirkan dari jalan dan dibuang ke jurang.

Baca juga: 25 Motor dan Satu Mobil Terjebak Longsor di Ranu Gumbolo Tulungagung, Alat Berat Dikerahkan 

"Karena ukuran batu besar, sehingga kita potong kecil-kecil agar lebih mudah untuk dievakuasi," ucap Djoko.

Djoko menyebut, pihaknya mengantisipasi potensi terjadinya longsor susulan, apalagi banyak tebing-tebing di jalan alternatif Cangar-Pacet.

Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian memasang tanda peringatan bahaya longsor di sekitar kawasan tersebut.

Dia juga mengimbau masyarakat pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalan Cangar-Pacet, terutama saat turun hujan.

"Kondisi tanah tebing labil berpotensi longsor apalagi cuaca seperti ini, hujan terus-menerus," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved