Breaking News:

Berita Gresik

Polres Gresik Amankan Lima Orang Buntut Pengerusakan di Desa Kedungsumber

Polres Gresik mengamankan lima orang buntut dari pengerusakan di Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Kelima orang itu

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Rusak pos kampling dan bakar sepeda motor di Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Selasa (23/11/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polres Gresik mengamankan lima orang buntut dari pengerusakan di Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Kelima orang itu diduga kuat terlibat merusak rumah, pos kampling dan membakar satu sepeda motor.

Para pelaku diduga kuat merupakan oknum pesilat. Aksi kerusuhan itu terjadi pada Senin (22/11/2021) malam sekitar pukul 22.30 Wib. Mereka melakukan konvoi dari Polsek Dawarblandong, Mojokerto mengendarai sepeda motor.

Suara knalpot sepeda motor meraung-raung. Rata-rata mereka berpakaian berwarna hitam dan membawa atribut bendera perguruan saat melintas di jalan raya desa setempat.

Polisi melakukan pengawalan namun, ada saja rombongan pesilat melakukan tindakan anarkis. Melempar rumah warga dengan batu hingga membakar sepeda motor Honda Supra milik seorang perempuan yang berprofesi sebagai tukang pijat.

Baca juga: Warga Gondang Mojokerto Tewas Tertimpa Tiang Listrik Saat Hujan Disertai Angin kencang 

Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengaku langsung memeriksa sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian pada Senin (22/11/2021) malam itu juga. Sebanyak 42 orang akhirnya dipulangkan usai dimintai keterangan.

"Lima orang terlibat, ada yang dari Lamongan ada yang KTP Bojonegoro juga. Seluruhnya kita proses hukum. Jangan bertindak sendirian merugikan masyarakat," tegas alumni Akpol 2002 ini.

Pihaknya masih mendalami peran kelima orang itu. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, satu persatu menjalani pemeriksaan di Mapolres Gresik. Masyarakat diminta tenang tidak perlu melakukan aksi balasan, karena proses pemeriksaan sedang berlangsung di Mapolres Gresik.

"Sedang kita interogasi lebih lanjut dalam pemeriksaan. Saya mengharapkan masyarakat semuanya jangan sampai membalas masa kejadian ini. Kita tangani profesional, TNI-Polri bersama tiga pilar, kepala desa menjaga Kambtibmas. Kita sudah ketemu pimpinan perguruan, kalau ada kejadian saya proses hukum yang ada," terangnya.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut. Tiba-tiba saja gerombolan pendekar melakukan pelemparan terhadap rumah warga yang berada di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah mengalami kerusakan utamanya kaca depan.

Usai melakukan pengerusakan, massa tersebut terus berjalan beriringan dengan mengendarai motor sambil menggember-gember knalpotnya.

Rasim salah satu warga Desa Kedungsumber mengaku tidak berani keluar saat kejadian. Mereka baru saja pulang dari Polsek Dawar Blandong membuat situasi mencekam merusak rumah warga.

Warga sempat keluar rumah, namun jumlah mereka lebih besar dan memukulkan tongkat, melempar batu melakukan aksi secara membabi buta.

"Situasinya mencekam, saya tidak berani keluar, jumlah massanya sangat besar dan mereka berteriak-teriak sambil mengacungkan tongkat," terangnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved