Breaking News:

Pemkab Kediri Rancang Aplikasi Agar Penyaluran Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Pemkab Kediri melalui Dinas Sosial tengah merancang aplikasi untuk disandingkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementrian Sosial.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Taufiqur Rohman
Tribun Jatim Network/Farid Mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat membagikan bantuan kepada masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial tengah merancang aplikasi untuk disandingkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementrian Sosial.

Melalui aplikasi itu, diharapkan penyaluran bantuan ke masyarakat dapat tepat sasaran.

Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menyampaikan, sejauh ini DTKS Kementrian Sosial seringkali terjadi masalah dengan yang ada di lapangan seperti orangnya yang tidak ada, atau bahkan tidak layak mendapatkan bantuan.

Dari persoalan itu, setiap tahun diakui pihaknya selalu melakukan pemadanan data dari Dinas Dukcapil.

"Pernah ditemukan data puluhan bahkan sampai ratusan ribu itu data yang tidak sepadan dengan data kependudukan," ujarnya.

Berangkat dari persoalan itu, Dinas Sosial akan melakukan proses pendataan dari nol atau button up dengan melibatkan perangkat desa.

Data yang telah terkumpul dan telah dipastikan keakuratannya, akan disandingkan dengan data DTKS. Data itu nantinya akan dijadikan rujukan pemerintah daerah untuk penyaluran bantuan sosial.

"Harapan kedepan Kementrian Sosial dapat mengadopsi data ini, agar data DTKS yang seringkali ada problem itu tidak menjadi problem lagi karena ini menjadi bagian solusi mengatasi problem data kesejahteraan sosial," ucapnya.

Terkait penyaluran bantuan sosial, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono atau yang akrab disapa Mas Dhito menyampaikan, sebagaimana keluhan masyarakat yang pernah diterima, penyaluran bantuan baik itu dari tingkat kabupaten, provinsi, bahkan pemerintah pusat sekalipun masih ada yang tidak tepat sasaran.

Sebagai kepala daerah, Mas Dhito meminta kejadian semacam itu tidak boleh sampai terjadi di Kabupaten Kediri.

"Kita yang di tingkat kabupaten, tidak ada alasan untuk tidak tepat sasaran," tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved