Berita Situbondo
Pemkab Situbondo Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi Lewat Expo Batik Nusantara
Pemerintah Kabupaten Situbondo, menggelar expo Batik Nusantara dan IKM di Gedug Olah Raga Baluran, Senin (21/12/2021).
Penulis: Izi Hartono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM.SITUBONDO- Pemerintah Kabupaten Situbondo, menggelar expo Batik Nusantara dan IKM di GOR Baluran, Senin (21/12/2021).
Expo kain batik yang diprakarsai Dinas Perdangan dan Perindustrian melibatkan sekitar puluhan pengusaha UMKM di Situbondo dan dari kabupaten tetangga.
Kegiatan expo ini digelar untuk menggeliatkan para UMKM yang mulai lesu akibat pandemi yang mendera diseluruh daerah di Inodenwsia, khususnya di Kabupaten Situbondo.
Hasil kreasi batik para UMKM ternyata menarik perhatian Bupati Situbondo, Karna Suswandi.
Orang nomor satu ini terlihat memborong kain batik hasil tangan tangan terampil warganya di setiap masing masing stand expo batik dan hasil kerajinan lainnya tersebut.
Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, di masa pandemi ini, semua IKM yang ada mengalami penurunan omset dan bahkan ada yang tutup.
Hal ini, kata Bung Karna panggilan Bupati Situbondo, dikarenakan tidak adanya interaksi atau transaksi yang berkembang.
"Oleh karena itu saya mengagas expo Batik Nusantara ini, ya paling tidak para pembatik mulai menggeliat dan ada transaksi yang bisa mengembangkan usahanya," ujar Bung Karna kepada Surya.
Mantan kadis PUPR ini berharap para pembatik nantinya dapat memgembangkan usa batiknya di wilayah masing masing.
Selain melibat pembatik Situbondo,lanjutnya, expo Batik Nusantara ini juga menghadirkan para pembatik dari luar daerah, khusunya pembatik dari kabupaten tetangga agar menjadi edukasi dan inovaai baru dan mendesain batik yang baru.
"Tentu dengan edukasi serta melihat hasil karya masing masing kabupaten dan kota, sejauh mana kualitas hasil batik kita sendiri," kata pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini.
Tak hanya itu, phaknya juga berharap agar bisa membanding serta sebagai mutasi semangat untuk meningkarkan kuwalitas daripada batiknya.
"Saya akan kegiatan ini digelar sebagai kalender event di Kabupaten Situbondo, mudah mudahan kedepannya pandemi terus melandai. Kalau perlu setiap hari Sabtu dan Minggu ada event," harapnya.
Ia menegaskan, hasil batik di Sjtubondo sudah sangat bagus, namun masih perlu ada pengembangan kwalitas dari pada batiknya.
"Silahkan dibanding bandingkan, bagaimana batik yang bagus dan bisa mendesainer lebih bagus lagi," ucapnya.
Sementara itu,Kepala Disperindagin Pemkab Situbondo, Edi Wiyono mengatakan, dalam expo ini pihaknya melibatkan puluhan IKM, baik itu kerajinan dan makan olahan.
"Totalnya ada 30 usaha yang kita libatkan di Expo Batik Nusantara hari ini," kata mantan Kepala Kesbangpol ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-karna-suswansi-saat-meninjau-stand-batik-di-expo-batik-nusantara-di-gor-baluran-situbondo.jpg)