Breaking News:

Berita Probolinggo

Capaian Vaksinasi Capai Target, Kota Probolinggo Masuk PPKM Level 1, Warga Diingatkan Tak Terlena

Kota Probolinggo kini masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM Level 1, berlaku mulai 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Antusiasme para lansia di Kota Probolinggo mengikuti program vaksinasi Covid-19 serentak di lima kecamatan, Sabtu (6/11/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kota Probolinggo kini masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM Level 1, berlaku mulai 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022. Hal tersebut tak terlepas karena capaian vaksinasi lansia

Plt Kepala Dinkes P2KB Kota Probolinggo, dr NH Hidayati, mengatakan indikator daerah bisa beranjak naik tingkat level PPKM, yakni capaian vaksinasi.

Itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

"Per Senin 13 Desember 2021, cakupan vaksinasi secara umum dosis pertama di kota Probolinggo sebanyak 75,6 persen. Lalu, untuk vaksinasi lansia dosis pertama sebanyak 59,4 persen," kata Ida sapaan akrab Plt Dinkes P2KB Kota Probolinggo, Selasa (14/12). 

Ida mengungkapkan, beragam upaya dilakukan Pemkot Probolinggo untuk mendongkrak capaian vaksinasi lansia

Salah satu terobosan yang dilakukan, yakni pemberian bantuan sembako bagi warga. 

"Vaksinasi bagi lansia tetap menjadi prioritas. Lansia adalah kelompok masyarakat rentan sehingga harus dilindungi. Tidak hanya berhenti di angka 60 persen, kami akan terus menuntaskan vaksinasi bagi lansia ini," ungkapnya. 

Kendati Kota Probolinggo masuk PPKM Level 1, ia mengimbau agar masyarakat tak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Pemkot Probolinggo juga terus menggencarkan sosialisasi terkait protokol kesehatan. 

Apalagi, potensi penyebaran Covid-19 masih mengancam terutama menjelang Natal dan tahun baru.

"Dengan ada perubahan level PPKM, masyarakat tak boleh terlena. Protokol kesehatan harus tetap diterapkan secara ketat. 
Kita tidak boleh lengah terutama ketika beraktivitas, apalagi dalam menghadapi momen Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru 2022)," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved