Breaking News:

Berita Jatim

Anggaran Pengawasan Pilkada Jatim 2024 Gunakan Pola Dana Sharing

Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur (Bawaslu Jatim) memastikan bisa memangkas estimasi anggaran Pilkada Jatim 2024.

TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Komisi A DPRD Jatim saat menggelar rapat dengar pendapat dengan Bawaslu Jatim terkait persiapan Pilkada 2024 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur (Bawaslu Jatim) memastikan bisa memangkas estimasi anggaran Pilkada Jatim 2024.

Dari estimasi kebutuhan sebesar Rp 969 Miliar yang telah diajukan sebelumnya, Bawaslu Jatim meyakini anggaran sebesar itu bisa menyusut drastis. 

Ketua Bawaslu Jatim Moh Amin mengatakan, penyusutan itu lantaran nantinya akan dilakukan pola dana sharing dengan kabupaten/kota. Sekalipun penyusutan tidak akan sampai 50 persen, namun Amin meyakini anggaran itu bisa ditekan.

"Nanti ada rencana sharing dengan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten/kota, sehingga dimungkinkan anggarannya tidak akan segitu," kata Amin saat ditemui seusai rapat dengar pendapat bersama Komisi A DPRD Jatim, Senin (10/1/2022). 

Baca juga: Songsong Pilkada 2024, Bawaslu Jatim Siapkan Mitigasi Sejak Dini, Antisipasi Potensi Persoalan

Rapat tersebut digelar guna membahas terkait persiapan menyongsong Pilkada 2024. Pertemuan dengan Komisi A yang membidangi pemerintahan itu diantara hasilnya memang anggaran yang bakal dilakukan dana sharing

Sharing anggaran dengan Kabupaten/kota memang memungkinkan agar biaya pelaksanaan tidak sepenuhnya bertumpu pada APBD Jatim. Sebab, Pilkada mendatang bersamaan dengan Pilkada di tingkat kabupaten/kota.

Menurut Amin, secara teknis, tentu pengawasan juga akan dilakukan secara serentak. Pola sharing bisa dilakukan misalnya pada pengadaan maupun di honorarium. Hanya saja, rumusan pasti terkait sharing anggaran bakal dibahas lebih lanjut. 

"Kita berharap anggaran ini bahwa memang benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang kami butuhkan untuk pengawasan di Pilkada 2024," terangnya. 

Baca juga: Ultah PDIP ke-49, Wali Kota Eri Cahyadi Cerita Sekolah Partai dan Inspirasi Program Kerakyatan

Persiapan menyongsong Pilkada serentak 2024 menjadi perhatian kalangan DPRD Jatim. Berbagai rapat koordinasi terus dilakukan, guna optimalnya persiapan menyambut pesta demokrasi. 

Disisi lain, Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi mengungkapkan dalam pertemuan tersebut pihaknya juga menyampaikan terkait dengan pengawasan dan sebagainya. 

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio mengatakan, rapat tersebut sengaja digelar sebagai bentuk koordinasi. Komisi A ingin memastikan persiapan mulai dilakukan. 

"Kita mengawali khususnya dalam pengawasan, sampai sejauh mana perencanaan Bawaslu tentang kegiatan-kegiatan pengawasan," kata Istu. 

Terkait anggaran, Istu menyatakan, pola dana sharing memang akan dilakukan dengan kabupaten/kota. Dengan begitu, anggaran bisa terpangkas. Apalagi, jika pandemi Covid-19 nantinya bisa benar-benar selesai. 

"Nanti akan ada pertemuan lagi dalam rangka penentuan final biaya berapa yang akan digunakan. Termasuk pola sharingnya akan seperti apa. Tapi, gambarannya memang sudah ada," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved