Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Arti Kata

Viral 'Ghozali Everyday', 4 Hal Perlu Diketahui Soal NFT: Arti Kata - Mengapa NFT Bisa Sangat Mahal?

Simak 4 hal perlu diketahui tentang NFT, viral di media sosial karena Ghozali Everyday. Simak arti kata hingga apa saja yang bisa dijual NFT?

Editor: Hefty Suud
Kompas.com/Wahyunanda Kusuma
"Ghozali Everyday", produk NFT foto selfie Ghozali yang dijual miliaran rupiah di OpenSea. 

TRIBUNJATIM.COM - Foto selfie Ghozali berhasil dijual seharga miliaran rupiah sebagai produk NFT di OpenSea, viral di media sosial.

Topik perihal NFT pun ramai diperbincangkan publik.

Diberitakan Kompas.TV, Kamis (13/1/2022), Ghozali menyediakan sebanyak 933 foto selfie untuk dikoleksi.

Koleksi ratusan NFT foto selfie Ghozali itu diberi nama "Ghozali Everyday".

Diketahui, foto selfie yang jumlahnya hampir 1.000 buah itu dikumpulkan Ghozali sejak 2017 silam, saat usianya masih 18 tahun.

"Saya mengambil foto diri saya sejak saya berusia 18 hingga 22 tahun (2017-2021). Itu benar-benar gambar saya yang berdiri di depan komputer hari demi hari," tulis Ghozali.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER Ghozali Jual Foto Selfie ke NFT hingga Siswa di Ciamis Ikut Lingkaran Setan Pramuka

Ghozali Everyday
Ghozali Everyday (KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto)

Dalam riwayat aktivitas penjualan, Ghozali pertama kali tercatat menjual NFT Ghozali Everyday pada Senin (10/1/2022).

Ketika itu, NFT foto selfie Ghozali memiliki floor price sebesar 0,001 ETH (Ethereum) atau kira-kira hampir Rp 48.000.

Pantauan KompasTekno pada Kamis (13/1/2022) siang pukul 11.30 WIB, floor price untuk NFT Ghozali Everyday sudah melejit, yakni dijual paling murah seharga sekitar 0,3 ETH atau setara Rp 14,3 juta untuk satu foto selfie.

Sementara foto selfie dari koleksi Ghozali Everyday paling mahal dijual sebesar 66.346 ETH (setara Rp 3,1 triliun).

Penasaran apa itu NFT?

Berikut selengkapnya tentang arti kata NFT dan 4 hal yang perlu diketahui tentang NFT, melansir dari Kompas.com, Jumat (14/1/2022):

Baca juga: Cara Membuat Paper Duck atau Bebek Kertas yang Viral di TikTok, Bisa Ganti Gaya hingga Sikat Gigi

1. Apa itu NFT

Diberitakan Kompas.com, Kamis (13/1/2022), NFT adalah barang digital yang dapat dijual belikan menggunakan teknologi blockchain.

NFT diperdagangkan melalui platform khusus, layaknya cryptocurrency.

Ilustrasi NFT yang saat ini tengah naik daun.
Ilustrasi NFT yang saat ini tengah naik daun. (cryptoadventure.org)

Sesuai dengan kepanjangannya Non-Fungible Token, NFT adalah sesuatu yang sepadan akan ditukar dengan barang yang setara.

Melansir Forbes, NFT merupakan unit data unik yang tidak dipertukarkan, yang disimpan di blockchain yang dapat melacak transfer, kepemilikan, dan properti aset digital unik.

Selain berupa gambar, token NFT dapat pula berupa tanah virtual seperti yang ada pada situs seperti Decentraland dan The Sandbox.

Baca juga: Arti VTuber Konten Kreator yang Lagi Tren, Terinspirasi oleh Anime, Menghasilkan Karakter 3D & 2D

Baca juga: Arti Kata TBL, SBL, NBL, HBL, Singkatan Viral di TikTok, CBL Dipakai Parodikan Serial Layangan Putus

2. Cara perdagangan aset digital NFT

Adapun pasar NFT paling terkenal sampai saat ini adalah OpenSea.

Dalam hal penjualan NFT, tidak selalu melibatkan transfer obyek token.

Ilustrasi investasi
Ilustrasi - Cara perdagangan NFT (Intune Addicts via Tribun Batam)

Contohnya pada penjualan NFT lukisan terkenal. Yang berpindah tangan tak selalu gambar lukisan tersebut, melainkan sertifikat kepemilikan NFT yang terdaftar di blockchain.

Nantinya, sertifikat harus disimpan dengan aman di dompet digital .

Adapun dompet digital bisa diakses melalui Metamask, ekstensi browser internet gratis atau perangkat fisik yang aman.

Baca juga: Perawatan Boneka Spirit Doll Artis, Ivan Gunawan Belikan Baju Mahal, Celine Evangelista: Sewajarnya

3. Mengapa NFT bisa sangat mahal?

Foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH.
Foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH. (KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto)

Menurut Ketua Dewan Asosiasi Industri Teknologi Washington Cascadia Blockchain dan Direktur Pelaksana Yellow Umbrella Ventures, Arry Yu, pada dasarnya NFT menciptakan kelangkaan digital.

Biasanya kreasi digital tersedia dalam jumlah banyak yang hampir tak terbatas.

Namun dengan NFT, suatu kreasi digital hanya dijual terbatas, dengan banyak peminat.

Semakin banyak peminat dan semakin sedikit barang yang tersedia, maka akan meningkatkan harganya.

Akan tetapi siapa pun dapat melihat gambar di online secara gratis, jadi mengapa orang rela menghabiskan jutaan dollar untuk sesuatu yang dapat mereka screenshot?

Hal itu karena NFT memungkinkan pembeli memiliki barang asli.

Tak hanya itu, NFT berisi otentikasi bawaan, yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan.

Kolektor menghargai "digital bragging rights" yang melekat pada NFT, lebih dari barang itu sendiri.

4. Apa saja yang bisa dijual NFT?

NFT yang tak lain adalah aset digital yang mewakili obyek dunia nyata seperti seni, musik, item dalam game, dan video.

Benda-benda tersebut dijual secara online, seringkali menggunakan cryptocurrency, seperti Bitcoin atau Ethereum.

NFT sudah ada sejak 2014, dan saat ini menjadi populer untuk membeli dan menjual karya seni digital.

NFT yang diyakini paling terkenal saat ini adalah karya seniman digital Mike Winklemann, yang lebih dikenal sebagai "Beeple".

Dia membuat gabungan 5.000 gambar harian untuk menciptakan NFT paling terkenal saat itu yakni "EVERYDAYS: The First 5000 Days," yang dijual di Christie’s for a record dengan harga 69,3 juta dolar (Rp 991 miliar).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Hal yang Perlu Diketahui soal Apa Itu NFT

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved