Berita Entertainment
Terjawab Sudah Kisah Tragis Upin Ipin Meninggal Dunia, Pencipta Karakter Animasi: Mereka Masih Hidup
Belakangan ini dunia maya dibuat heboh dengan video adanya makam Upin dan Ipin. Pencipta karakter animasi mengatakan Upin dan Ipin dalam kondisi baik
Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Belum lama ini jagat dunia maya dibuat heboh dengan viral video makam Upin dan Ipin.
Tak hanya itu, gara-gara video tersebut menyusul kemudian rumor bahwa serial animasi "Upin dan Ipin" diangkat dari kisah nyata.
Lantas baru-baru ini Pencipta karakter Upin dan Ipin, Hj. Burhanuddin Radzi akhirnya buka suara untuk menanggapi kabar tersebut.
Ia pun mengaku terkejut ketika mendengar kabar tentang video viral kuburan Upin Ipin dan cerita tragisnya di media sosial.
"Pagi ini Atok (sebutannya) terkejut membaca berita dari Jakarta bahwa Upin Ipin meninggal dunia karena kecelakaan ketika mereka berlibur di Sulawesi," tulisnya seperti dikutip dari akun Facebook Hj. Burhan Radzi.
Baca juga: Akhirnya Terjawab Siapa Upin Ipin, Kisah Nyata Meninggal? Rumah Produksi Klarifikasi soal Khayalan

Pendiri rumah produksi Upin Ipin, Les' Copaque atau Burhanuddin Radzi tanggapi santai atas cerita yang beredar dengan mengatakan kalau Upin dan Ipin dalam kondisi baik.
Apalagi rumor soal cerita Upin dan Ipin tersebut bukan kali pertamanya terjadi.
Kendati demikian, pengisi suara Atok itu akhirnya memberikan penjelasan setelah rumor yang beredar semakin meluas.
Bahkan rumor soal cerita Upin Ipin meninggal tak hanya sampai di negeri Jiran, Malaysia tetapi juga sudah sampai dikutip China Press.
"Beritanya menyebar seperti api di internet. Itu menandakan betapa populer Upin Ipin di Indonesia," tulisnya.
Baca juga: Gara-gara Film Upin Ipin, Gelandang Persebaya Ini Pelihara Kucing

"Pertengahan hari saya terpaksa mengunggah pernyataan di FB mengatakan bahwa Upin Ipin sehat dan mereka sedang sekolah dan semua penggemar tidak seharusnya khawatir. Mereka akan segera muncul di musim yang baru"
Hj. Burhanuddin Radzi menduga bahwa hal ini terjadi lantaran kecintaan penggemar pada karakter Upin dan Ipin sehingga membuat orang penasaran akan cerita aslinya.
Lalu hal tersebut dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menebarkan rumor tidak benar.
"Banyak netizen mengambil kesempatan dari popularitas Upin Ipin untuk mendorong akun media sosial mereka," tulisnya.
Atas peritiwa ini, pihaknya menyadari bahwa serial "Upin dan Ipin" bukan sekedar animasi biasa.
Baca juga: Terbang ke Malaysia Demi Es ABC Upin Ipin, Pengalaman Wanita Indonesia Viral, Kecewa Lihat Hasilnya

Oleh karenanya, ia akan mengupayakan isi konten dari animasinya bermanfaat bagi banyak orang.
"Apa yang kami pelajari dari sini adalah bahwa Upin Ipin bukanlah serial animasi biasa. Ini adalah seri luar biasa di mana para penggemar percaya bahwa mereka masih hidup," kata Hj Burhanuddin Radzi.
"Sebagai produser serial ini, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa isinya bermanfaat bagi generasi penerus kita di mana pun mereka berada," imbuhnya.
Dua hal mendasari keputusan Les' Copaque (LCP) membuat karakter Upin dan Ipin yatim piatu di serial hit mereka.
Les' Copaque merupakan rumah produksi serial animasi asal Malaysia tersebut.
Salah satu alasan Upin dan Ipin dibuat yatim piatu adalah musim pertama serial tersebut sejatinya proyek sampingan Les' Copaque.
Tak hanya itu, rumah produksi juga tidak memiliki tenaga kerja yang cukup untuk membuat karakter baru dalam serial Upin & Ipin.
"Ketika Upin & Ipin Musim 1 disiarkan di TV9, ianya merupakan projek sampingan saja. Oleh kerana kesuntukan masa dan kekurangan tenaga kerja, tiada watak baru dihasilkan dan LCP memilih untuk menjadikan Upin dan Ipin anak yatim piatu," cuit Les' Copaque, Senin (17/1/2022).
Oleh sebab itu, Upin dan Ipin selama ini ditampilkan hidup bersama sang nenek, Opah, serta kakak perempuan mereka, Kak Ros. Mereka berempat tinggal di Kampung Durian Runtuh, Malaysia.
Dalam utas di Twitter, Les' Copaque juga menjelaskan penyebab karakter Upin dan Ipin botak.
Bujet dan waktu pengerjaan menjadi alasan dua anak kembar tersebut botak hampir di seluruh musim dan episode.
"Ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan," cuit Les' Copaque.
"Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa. Maka, Upin dan Ipin direka botak tetapi Upin ada sehelai rambut," lanjutnya.
Namun, LCP pernah menampilkan Upin dan Ipin dengan rambut lebat. Hal itu terlihat jelang penayangan musim ke-14 beberapa waktu lalu.
Baca juga: Akhirnya Terkuak Sosok Pemeran Asli Video Syur Mirip Nagita Slavina, Roy Suryo Tahu: Bukan Rekayasa
Selain itu, LCP juga blak-blakan mengenai ide kreatif dan asal usul Upin Ipin. Hal tersebut dilakukan sebab netizen dihebohkan dengan video viral kuburan Upin Ipin di media sosial.
Video itu memperlihatkan makam berwarna biru di Indonesia, bertuliskan Ipin yang meninggal pada 1996 dan Upin pada 1995. Mereka disebut meninggal karena kecelakaan ketika hendak berlibur.
Namun, hal tersebut dibantah Les' Copaque dengan mengatakan ide cerita dan karakter sepenuhnya dibuat oleh mereka, serta beberapa orang yang menjadi karakter penting dalam serial tersebut.
"Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata dan ditulis sepenuhnya oleh Les' Copaque Production," cuit Les' Copaque.
"[Itu] tidak diambil atau diinspirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada," lanjutnya.
Upin & Ipin merupakan serial animasi televisi asal Malaysia yang pertama kali tayang pada 2007 silam. Serial ini juga tayang di Indonesia pada salah satu kanal televisi swasta.
Dalam serial, Upin dan Ipin bersekolah di TK Kasih Sayang (Tadika Mesra) bersama teman-temanya, seperti Jarjit, Fizi, Mei Mei, serta Susanti yang berasal dari Jakarta.
Simak artikel lain terkait Sulawesi
Simak artikel lain terkait Upin dan Ipin