Berita Probolinggo

Sekolah SD hingga SMP di Kota Probolinggo Terapkan PTM dengan Sistem Shift

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo konstan melakukan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Danendra Kusuma
Siswa SMPN 1 Kota Probolinggo tengah mengikuti uji coba PTM terbatas, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo konstan melakukan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Mengingat, ditemukannya kasus positif Covid-19 di lingkungan sekolah beberapa daerah, termasuk Jawa Timur.

Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdikbud Kota Probolinggo, Sutriono Hariadi mengatakan upaya yang dilakukan, yakni berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 setempat ihwal pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Pelaksanaan vaksinasi anak di Kota Probolinggo telah berlangsung mulai Januari 2022.

Berdasar data per 1 Februari 2022, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama sudah 80,53 persen dan dosis ke dua dua 0,04 persen. Sedangkan total sasarannya sebanyak 22.561 orang.

Baca juga: Pelaksanaan PTM SD hingga SMP di Kota Kediri Tetap Berjalan, Begini Penjelasan Walikota

"Disdikbud dan satuan pendidikan (GTK /PTK) juga melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster untuk mencegah penyebaran covid 19," katanya, Kamis (3/2).

Selain itu, lanjutnya, bersama Dinas Kesehatan melakukan pemantauan protokol kesehatan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang terbaru.

"Kami sudah bekerjasama dengan Dinkes dalam memfasilitasi tes rapid antigen bagi kepala sekolah atau guru yang melakukan perjalanan dinas luar kota," tambahnya.

Ia menyebut, lembaga SD dan SMP di Kota Probolinggo seluruhnya telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca juga: Ada Siswa yang Terpapar Covid-19, Satu Kelas di SMPN 10 Kota Malang Kembali Belajar Daring

Seluruh lembaga tersebut menerapkan pembagian shift dengan kapasitas 50 persen di setiap sesinya.

"Pembelajaran tatap muka terbatas tetap diterapkan. Kebijakan lain, kami akan melihat perkembangan situasi Covid-19," terangnya.

Dia memastikan, belum ditemukan kasus positif Covid-19 pada siswa maupun guru SD dan SMP di Kota Probolinggo.

"Kami mengimbau kepada orang tua melalui komite sekolah diminta berperan aktif dalam menjaga putra-putrinya. Selain menjaga, juga selalu memonitor proses belajar di rumah," pungkasnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat, UB Ancang-Ancang Luring 25 Persen dan UM Luring 50 Persen

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved