Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Liga 3

Hasil Liga 3 - Diwarnai Aksi Pengeroyokan Wasit, Persedikab Kediri Menang 3-2 Atas Maluku FC

Persedikab Kediri meraih kemenangan 3-2 melawan Maluku FC dalam pertandingan Grup W di babak 32 besar Liga 3 Nasional, Kamis (17/2/2022).

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Taufiqur Rohman
Istimewa
Suasana kericuhan di Stadion Brawijaya Kediri saat laga Persedikab Kediri vs Maluku FC, Kamis (17/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Persedikab Kediri meraih kemenangan 3-2 melawan Maluku FC dalam pertandingan Grup W di babak 32 besar Liga 3 Nasional, Kamis (17/2/2022).

Untuk tiga gol Persedikab dicetak oleh Aan Trika Pramana menit 34 dan 90 + 4, serta Ferry Cahyo Utomo menit 79.

Dalam pertandingan ini sempat diwarnai satu kartu merah oleh pemain Maluku FC yakni Yosse di menit 74.

Tak hanya itu, laga ini juga berakhir dengan aksi pengeroyokan kepada wasit oleh official dari Maluku FC di menit akhir menjelang pertandingan.

Hal ini disebabkan ketidakpuasan atas Kepimpinan Wasit Hafidz Nurridho yang memimpin jalannya Pertandingan antara Persedikab vs Maluku FC.

Kekecewaan Maluku FC dipicu keputusan wasit yang membiarkan pertandingan berjalan lebih dari waktu injury time 4 menit.

Padahal saat itu pertandingan berjalan imbang 2-2.

Akan tetapi wasit Hafidz Nurridho belum meniupkan peluit panjangnya. Hingga akhirnya Persedikab Kediri berhasil mencetak gol di menit akhir dan membuat skuad Bledug Kelud menang 3 - 2 atas Maluku FC.

Selanjutnya usai terjadi gol Pemain dan ofisial Maluku FC langsung mengejar dan memukul wasit.

Beruntung, aparat keamanan sigap dengan mengamankan wasit yang memimpin jalannya Pertandingan Persedikab Kediri vs Maluku FC.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi yang langsung datang ke lokasi kejadian mengatakan, saat ini situasi sudah Kondusif.

“Akhir pertandingan ada sedikit kendala tetapi sudah diantisipaai oleh anggota kita. Sehingga tidak ada hal-hal yang mengarah ke kejadian lebih fatal,” ujar AKBP Wahyudi kepada awak media.

AKBP Wahyudi mengatakan atas kejadian ini pihaknya akan mengevaluasi pengamanan pada pertandingan ke depannya.

"Tadi hanya pengejaran karena dengan sigap personil gabungan TNI dan Polri. Dimana di sini ada 150 personil gabungan yang mengamankan pertandingan ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved