Kekebalan Orang-orang yang Hanya Punya 1 Ginjal Hadapi Covid-19, Simak Kata Dokter Soal Sistem Imun
Bagaimana kekebalan dari orang-orang yang hanya memiliki satu ginjal? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
TRIBUNJATIM.COM - Setiap orang menjadi khawatir karena pandemi Covid-19.
Mereka khawatir tentang imunitas tubuhnya menghadapi pandemi ini.
Jika imunitas tidak kuat, maka tubuh bisa terinfeksi Covid-19.
Selain itu, kekebalan tubuh yang lemah dapat memengaruhi gejala yang ditimbulkan karena terinfeksi Covid-19.
Lantas bagaimana kekebalan dari orang-orang yang hanya memiliki satu ginjal?
Terkadang ada di luar sana yang melakukan donor ginjal. Atau ada pula yang terlahir dengan satu ginjal saja.
Baca juga: Viral Sertifikat Vaksin Covid-19 Dipakai Daftar SNMPTN 2022, LTMPT Tegaskan Sanksi, Diskualifikasi?
Baca juga: Penyeberang Jalan di Malang Ditabrak Truk Boks hingga Tewas, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
Menurut Sekretaris Jenderal InaSH, dr Djoko Wibisono Sp PD KGH, orang yang hanya memiliki satu ginjal, namun dalam keadaan sehat, tidak akan menganggu kestabilan hidup.
Bahkan orang yang memiliki satu ginjal sehat, mempunyai kualitas hidup yang sama dengan orang yang punya dua ginjal.
"Walau satu ginjal asal sehat, sama kesehatannya dengan mempunyai dua ginjal. Satu ginjal akan beradaptasi membesarkan dirinya. Orang bisa hidup satu ginjal, bahkan ada pula yang dilahirkan satu ginjal," ungkapnya dalam konferensi pers virtual yang diadakan InaSH, Jumat (18/2/2022).
Hidup dengan satu ginjal tidak akan membuat sistem imun terganggu. Sebaliknya, kalau kesehatan ginjal sudah terganggu dan kronik, maka sistem imun dapat terganggu.
Baca juga: Jumlah Kasus Positif Covid-19 Capai 189 dalam Sehari, Satgas Waspada Nganjuk Bisa Masuk Level Siaga
Baca juga: Berapa Lama Vaksin Booster Mampu Melindungi Tubuh? Dilengkapi Prediksi Puncak Omicron dari Kemenkes
Contohnya dengan ginjal kronik, maka pasien akan terus melakukan cuci darah. Dan hal itu berkaitan dengan angka risiko alami tingkat infeksi dan keparahan Covid-19.
"Konteksnya dalam pandemi mencegah supaya ginjal terpelihara. Sehingga bisa mengendalikan darah sebaik mungkin. Kalau sudah terganggu, stadium 4-5 sangat menganggu imunitas," papar dr Djoko lagi.
Bahkan sudah ada penelitian, respon imun Covid-19 tidak sebaik orang normal. Karenanya, selain menjaga kesehatan tubuh, jangan lupa untuk memerhatikan kondisi ginjal.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apakah Hidup dengan Satu Ginjal Berisiko Fatal Jika Terinfeksi Covid-19?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-infeksi-covid-19-atau-virus-corona.jpg)