Berita Madura

Madura Geger, Warga Panaguan Pamekasan Bawa Celurit dan Pisau di Balai Desa

Sejumlah warga mengamuk di Balai Desa Panaguan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (8/3/2022). Kasak kusuk warga setempat, mengamuknya sejumla

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kuswanto Ferdian
Suasana kericuhan di Balai Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura saat sejumlah warga mengamuk, Selasa (8/3/2022) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sejumlah warga mengamuk di Balai Desa Panaguan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (8/3/2022).

Kasak kusuk warga setempat, mengamuknya sejumlah warga ini berkaitan dengan masalah tahapan pemilihan Kepala Desa (Pilkades), khususnya dalam penetapan calon Kepala Desa.

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 50 detik yang diterima TribunMadura.com, tampak puluhan orang mengamuk di Kantor Balai Desa Panaguan dan merusak sejumlah kursi.

Bahkan, sebagian warga yang mengamuk itu ada yang mengangkat sebilah pisau dan celurit.

Baca juga: Rusia Blak-blakan soal Daftar Negara yang Jadi Musuhnya, Negara Tetangga Indonesia Termasuk

Warga yang mengamuk ini juga terlihat saling lempar kursi.

Di lokasi Balai Desa Panaguan, tampak patahan kursi bercecer di lantai.

Perekam video juga berteriak agar panitia Pilkades di Desa Panaguan dibunuh.

TNI-Polri juga terlihat saling membantu mengamankan warga yang kedapatan memegang celurit dan pisau.

Wakapolres Pamekasan, Kompol Azi Pratas Guspitu mengatakan, saat ini situasi di Desa Panaguan aman dan kondusif.

Ia menyebut memang ada kejadian kecil, tapi dari pengamanan Kepolisian bisa menangani dan menjaga kekondusifan di Desa Panaguan.

"Kita harapkan situasi Harkamtibmas selalu terjaga baik," kata Kompol Azi Pratas Guspitu saat ditemui di lokasi.

Pihaknya berharap, dalam pelaksanaan Pilkades ini, masyarakat bisa bekerjasama dalam menjaga situasi kamtibmas.

Sehingga pelaksanaan pilkades ke depan berjalan aman tertib dan kondusif.

"Pemicunya masih kita dalami, karena nasih simpang siur. Pastinya nanti kita akan dalami kenapa pemicu dan akar permasalahanya. Kami beritahu lebih lanjut," tutupnya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved