Berita Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Kerahkan Anggota Linmas hingga BPBD untuk Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 Lansia

Pemkab Banyuwangi mengerahkan anggota Linmas, Satpol PP hingga BPBD untuk jemput bola vaksinasi Covid-19 lansia.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meninjau pelaksanaan jemput bola vaksinasi Covid-19 lansia di rumah-rumah warga, Selasa (8/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Program vaksinasi Covid-19 (virus Corona) untuk masyarakat lanjut usia (lansia) terus menjadi prioritas Banyuwangi.

Bahkan Pemkab Banyuwangi mengerahkan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satpol PP, pemadam kebakaran, tenaga kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk jemput bola door to door melakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia, dalam program Grebek Vaksinasi Peduli Lansia, Selasa (8/3/2022). 

"Ini sinergi lintas sektor. Kami libatkan seluruh sektor untuk bahu-membahu mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi pada lansia. Salah satunya anggota Linmas yang jumlahnya ribuan dan tersebar di desa-desa," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mendatangi rumah salah satu warga yang divaksin, Saini (75) di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah

"Apalagi vaksinasi lansia ini juga menjadi atensi dari pemerintah pusat. Karena itu kami terus mengejar perluasan vaksinasi lansia, untuk mencegah risiko keparahan, terutama bagi mereka yang terdapat komorbid," tambah Ipuk Fiestiandani.

Bekerja sama dengan puskesmas dan Satgas Covid-19, para anggota Linmas dan sektor lainnya, mendata serta mendatangi lansia yang belum melakukan vaksinasi. Seperti saat pelaksanaan jemput bola vaksinasi, di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Selasa (8/3/2022). 

"Anggota Linmas di desa-desa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat, sehingga mereka memiliki keunggulan pendekatan untuk mengajak lansia agar mau divaksin," jelas Ipuk Fiestiandani

Ipuk Fiestiandani turut meninjau pelaksanaan jemput bola vaksinasi di rumah-rumah warga. Seperti Saini, yang baru bisa melakukan vaksinasi dosis pertama, karena sebelumnya menderita glukoma. Namun ada juga yang dilakukan vaksinasi dosis kedua, seperti Muna, warga Dusun Krajan. 

"Kami juga berterima kasih pada banyak pihak yang terlibat dalam program vaksinasi selama ini, seperti TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan lainnya," kata Ipuk Fiestiandani.

Kepala Dinas Satpol PP, Wawan Yadmadi mengatakan, Grebek Vaksinasi ini merupakan rangkaian HUT Satpol PP ke-72, Linmas ke-60, dan Damkar  ke-103. Dalam Grebek Vaksinasi lansia ini melibatkan personel Satpol 294 orang, Damkar 41 orang, Linmas 6629 orang, tenaga kesehatan 550 orang, dan BPBD 20 orang. Target sasaran dalam program ini 15.150 lansia. 

"Vaksinasi lansia ini serentak dilaksanakan di 101 pos layanan vaksinasi yang dilakukan bersama semua personel Satpol, Linmas, Damkar dan lainnya, bergerak menjemput para lansia yang belum vaksinasi atau yang belum vaksinasi dosis lengkap," kata Wawan.

"Bagi lansia yang tidak bisa melakukan bepergian dilakukan vaksinasi di rumah. Sementara untuk yang masih bisa bepergian dilakukan vaksinasi di Pos Vaksin terdekat dan setelah vaksin akan diantar kembali ke rumah masing-masing," jelas Wawan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, hingga 7 Maret 2022, capaian vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi dosis 1 mencapai 91,72 persen, dosis 71,56 persen. Khusus untuk lansia mencapai 74,81 persen untuk dosis pertama, 53,89 persen dosis kedua.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved