Berita Surabaya

Antisipasi Kebakaran, Kelurahan di Surabaya Giatkan Kader Madagaskar

Sejumlah kelurahan di Kota Surabaya terus menggiatkan Kader Masyarakat dan Keluarga Siaga Kebakaran (Madagaskar). Hal tersebut tidak lepas dari

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Ilustrasi Sosialisasi Penanganan Kebakaran di kawsan sempit oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah kelurahan di Kota Surabaya terus menggiatkan Kader Masyarakat dan Keluarga Siaga Kebakaran (Madagaskar).

Hal tersebut tidak lepas dari sebuah slogan, bahwa Juru Padam Kebakaran tak lain dan tak bukan berasal dari warga itu sendiri.

Lurah Tambaksari, Amdany, mengatakan, di wilayahnya terdapat satu orang Kader Madagaskar yang sudah diberikan pelatihan pemadaman.

"Satu orang untuk satu kelurahan. Jadi tugasnya untuk mendeteksi dini apabila terjadi kebakaran," ujarnya, Sabtu (12/3/2022).

Baca juga: Mojokerto Gempar, Air Sungai di Sambiroto Berwarna Biru, Warga Ungkap yang Terjadi Selanjutnya

Disamping ada Kader Madagaskar, kata dia masyarakat harus berani melakukan tindakan penanggulangan pertama kali apabila terjadi kebakaran.

"Setelah itu, baru melaporkan 112 atau pihak terkait. Jadi warga lebih mudah menjinakkan kebakaran untuk penanganan pertama. Mungkin nanti kedepannya satu kader satu RW," ungkapnya.

"Harapan saya karena sudah dilatih, bisa menularkannya ke warga yang lain kalau misal di RW lain ada kebakaran. Mengingat, warga sendiri lah yang melakukan penanganan pertama sebelum personel pemadam kebakaran tiba di lokasi," pesan Amdany.

Senada dengan Amdany, Lurah Kedurus, Jussaq Nur Hamdani, menambahkan, kader tersebut memberikan sosialisasi ke seluruh RT, terutama kepada ibu ibu mengenai penanggulangan dan memadamkan kobaran api.

"Harapan saya ditambah, sebaiknya di setiap rw ada. Minimal satu rw ada satu kader, terutama penanggulangan dan penanganan kebakaran, bisa membuka akses sehingga kalau ada kebakaran supaya bisa masuk ke gang gang sempit," tandasnya.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved