Berita Banyuwangi

Menko Luhut Dijadwalkan Buka Kejurda Atletik 2022 dan Tinjau Pengelolaan Sampah di Banyuwangi

Menko Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan membuka Kejurda Atletik 2022 dan meninjau pengelolaan sampah di Kecamatan Muncar Banyuwangi.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Fatimatuz Zahroh
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyapa pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di Isolasi Terpusat BPSDM Malang, Jumat (13/8/2021) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dijawalkan akan berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur, untuk membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Jatim 2022 di GOR Tawangalun.

Luhut Binsar Pandjaitan juga akan meninjau pengelolaan sampah di Kecamatan Muncar, Sabtu (19/3/2022). 

"Hingga saat ini Pak Menko Marves yang juga Ketua Umum PB PASI, dijadwalkan hadir untuk membuka Kejurda Atletik 2022 di Banyuwangi," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Abdul Aziz Hamidi, Jumat (19/3/2022).

Banyuwangi ditunjuk Pengprov PASI Jatim, menjadi tuan rumah Kejurda Atletik di Jatim pertama tahun ini. Banyuwangi dipilih sebagai tuan rumah, karena selain dinilai daerah yang peduli dengan perkembangan olahraga, juga untuk mendongkrak pariwisata di daerah tersebut.

Kejurda diikuti 38 Pengcab PASI dan klub-klub atletik. Terdapat lebih dari 600 atlet yang turut serta dalam kejuaraaan ini. Kejurda mempertandingkan 18 nomor putra dan putri. 

"Kejurda menjadi ajang pemanasan sebelum kabupaten/kota bertanding di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) VII yang juga digelar tahun ini di tiga kabupaten, Lumajang, Jember, dan Situbondo," kata Abdul Aziz Hamidi

Selain dijadwalkan membuka Kejurda Atletik 2022, Luhut Binsar Pandjaitan juga dijawalkan meninjau pengelolaan sampah Project STOP (Stop Ocean Plastics) di Kecamatan Muncar

Sebelumnya, Project STOP yang dikembangkan di Banyuwangi mendapatkan apresiasi dari Luhut. Menurutnya, program ini merupakan bentuk sinergi positif dalam penanganan sampah.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved