Berita Surabaya

Dua Jalan di Surabaya Ini Bakal Kembali Gelar CFD, Berikut Prokes yang Perlu Dijalankan

Pemkot Surabaya kembali membuka hari bebas kendaraan (Cara Free Day), Minggu (20/3/2022). Kegiatan ini kembali dibuka selaras dengan menurunnya kasus

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY KOLOWAY
Pelaksanaan Car Free Day di salah satu ruas di Surabaya sebelum pandemi. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya kembali membuka hari bebas kendaraan (Cara Free Day), Minggu (20/3/2022). Kegiatan ini kembali dibuka selaras dengan menurunnya kasus Covid-19 di Kota Pahlawan.

Untuk diketahui, Car Free Day (CFD) menjadi salah satu kegiatan favorit warga di akhir pekan. Namun, CFD sempat ditutup awal Februari lalu karena adanya peningkatan kasus, khususnya Omicron di Kota Pahlawan.

Mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Surabaya bisa kembali membuka sejumlah ruang terbuka. Meskipun tetap dengan memenuhi protokol kesehatan.

Ada dua lokasi CFD yang disiapkan, yakni Jalan Kembang Jepun dan Jalan Kertajaya.

"Ada dua ruas jalan yang kami buka sebagai lokasi CFD dengan protokol kesehatan ketat," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agus Hebi Djuniantoro, Sabtu (19/3/2022).

DLH telah menyiapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi pengunjung selama berada di lokasi. Di antaranya, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan pembatasan jumlah pengunjung.

Baca juga: Sempat Ditutup Akibat Covid-19, Museum hingga Basement Alun-alun Surabaya Kembali Dibuka

Pengunjung maksimal di masing-masing tempat dibatasi, Jalan Kembang Jepun sebanyak 200 orang dan jalan Kertajaya sebanyak 300 orang. "Jumlah pengunjung akan dibatasi dengan tetap menggunakan Aplikasi PeduliLindungi," kata Hebi.

Pihaknya juga telah menyiapkan tempat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh.

"Sebelum masuk area CFD akan dicek suhu tubuhnya dan diminta untuk cuci tangan. Di titik-titik strategis akan kami sediakan juga wastafel dan hand sanitizer," sebutnya.

Satgas gabungan dari sejumlah dinas akan berjaga di lokasi. Mereka akan memastikan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.

Di lokasi masyarakat bisa berolahraga dengan tetap mengantisipasi kerumunan. Biasanya, berbagai aktivitas olahraga bisa dilakukan di lokasi.

Pihaknya mengingatkan masyarakat bahwa tujuan utama dari CFD untuk mengurangi polusi dari emisi kendaraan bermotor. Ini akan berdampak pada kualitas udara di Surabaya.

"Titik fokusnya CFD adalah demi lingkungan. Apabila kendaraan berkurang di Surabaya akan sekaligus mengurangi polusi,” katanya.

Sebelumnya, DLH juga kembali membuka taman di Surabaya, Selasa (15/3/2022). Taman Flora menjadi satu di antara delapan taman yang dibuka pada PPKM Level 2 di Kota Surabaya saat ini.

Selain itu, ada Taman Harmoni, Taman Prestasi, Taman Pelangi, Taman Sejarah, Taman Cahaya, Taman Ekspresi, dan Taman Kebun Bibit Wonorejo yang dibuka di hari yang sama.

Pembukaan taman hingga sejumlah tempat wisata dilakukan setelah Surabaya masuk dalam PPKM level 2 sejak pekan lalu. Selama di tempat wisata, warga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved