Berita Madura

Gebyar Batik Pamekasan 2022 di Tuban, Bupati Baddrut Tamam Ingin UMKM Naik Kelas Melalui Kolaborasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggelar road show gebyar batik tahun 2022 di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Minggu (20/3/

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat foto bareng Bupati Tuban usai acara road show gebyar batik tahun 2022 di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Minggu (20/3/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggelar road show gebyar batik tahun 2022 di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Minggu (20/3/2022) malam.

Gebyar batik di Kabupaten Tuban merupakan road show kedua setelah pagelaran di Kabupaten Malang, Jum'at (18/3/2022) lalu dari enam kota yang menjadi sasaran pada tahun ini. Yakni, Jember, Bromo, Bali, dan Surabaya.

Road show Gebyar Batik Pamekasan tersebut dihadiri langsung Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Tuban. 

Kemudian Sekretaris Daerah Pamekasan, Totok Hartono, pimpinan OPD Pamekasan, Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman, serta Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin turut hadir dalam acara tersebut.

"Alhamdulillah, saya malam ini merasa senang sekali diberi kesempatan bekerja sama dengan Kabupaten Tuban dalam rangka mendorong UMKM naik kelas, dan UMKM kita laku," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Baca juga: Gebyar Batik Pamekasan 2022 Road Show Jawa-Bali, Kenalkan Tuah Batik Pamekasan yang Bikin Awet Muda

Pihaknya mengaku memiliki tugas besar mendorong UMKM bangkit untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, salah satunya dengan road show gebyar batik sebagai promosi batik Pamekasan

Karena UMKM akan menjadi penggerak perekonomian bangsa di bawah kendali E-comerce.

"Mudah-mudahan kerja sama ini bisa berlanjut, Kabupaten Tuban bisa ke Pamekasan, bisa promo bareng, atau misalnya bisa desain bareng, batik Pamekasan dan Tuban," ajaknya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyampaikan, program wirausaha baru (WUB) dengan strategi desa tematik yang digagas Pemkab Pamekasan telah berhasil membuat masyarakat dan anak-anak muda memiliki keterampilan baru sesuai dengan pelatihan yang mereka ikuti. 

Baca juga: Sebanyak 71 WBP Lapas Narkotika Pamekasan Divaksin Dosis Pertama, 57 WBP Belum Bisa Vaksin

Saat ini telah ada yang berhasil memproduksi songkok, sarung, jilbab batik, sepatu batik dan produk-produk lain yang orientasinya mendorong batik Pamekasan menjadi bagian idola produk UMKM.

"Kita beri alatnya melalui CSR (corporate social responsibility), pinjaman modal dengan bunga nol persen, serta kita fasilitasi pemasarannya baik offline maupun online. Yang offline kita bangun wamira mart, dan yang online kita kerja sama dengan Kementerian Kominfo. Cara ini kita pilih untuk menjadikan UMKM naik kelas," inginnya.

Gebyar batik di Kabupaten Tuban ini juga menampilkan beberapa desain batik Pamekasan dengan segmen anak muda ala Korea yang dikomandani langsung oleh desainer Internasional, Embran Nawawi, serta desainer muda lainnya dari Kabupaten Pamekasan.

"Terima kasih atas kerja samanya, semoga kerja sama ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Pamekasan, utamanya para perajin batik," tutup Bupati, Baddrut Tamam.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved