Berita Surabaya

Nekat Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Driver Ojek Online di Sidoarjo Diciduk Polisi di Kos

Nyambi jadi kurir narkoba, driver ojek online di Sidoarjo diciduk polisi, mengaku bertugas mengirim sabu, ganja dan ekstasi dengan cara diranjau.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus AFS (30), driver ojek online yang nyambi jadi kurir narkoba, Jumat (4/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus AFS (30), driver ojek online yang nyambi jadi kurir narkoba.

AFS ditangkap di dalam kamar kosnya di Jalan Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo, Jumat (4/3/2022) sore.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, tersangka AFS ditangkap karena terlibat pernyalahgunaan narkotika.

AFS mengaku mendapatkan barang bukti sabu dan ganja dari KM (DPO), yang diterima dengan cara diranjau di Mojokerto.

"Dia mendapatkan pada tanggal 10 Februari 2022, kemudian AFS mendapatkan narkotika jenis ekstasi dari saudara DN sekitar 3 minggu yang lalu, diranjau di pinggir Jalan By Pass Juanda Sidoarjo," jelas AKBP Daniel Marunduri, Senin (28/3/2022).

Tersangka AFS menerima pengiriman sabu sudah 3 kali, masing-masing 100 gram, dan upah yang didapatkan adalah sebesar Rp 1.500.000 sekali ranjau.

Sementara, untuk ganja, baru sekali dan upah per titik pengiriman sebesar Rp 50.000.

Bukan hanya itu, AFS  juga mulai menerima paket narkoba jenis ekstasi dua kali, namun belum menerima upah.

"AFS ini kita amankan setelah mendalami informasi dari masyarakat terkait peredaran narkotika," imbuh AKBP Daniel Marunduri.

Tugas tersangka AFS adalah mengirim sabu, ganja dan ekstasi dengan cara diranjau di tempat yang telah ditentukan oleh DN dan KM. Tersangka AFS menjadi perantara dalam jual beli narkotika (kurir) sejak bulan Januari 2022.

Barang bukti yang diamankan, 8 klip sabu dengan berat total 14,87 gram.

Plastik klip berisi 3 butir pil bentuk segitiga warna biru dengan berat 2,29 gram, plastik klip berisi 1 butir pil bentuk segitiga warna biru dengan berat 0,76 gram.

Tiga bungkus plastik klip berisi daun, batang dan biji kering ganja dengan berat 75,87 gram, 3,55 gram, 2,98 gram, sekrop dari sedotan plastik, 4 pak plastik klip kecil, timbangan elektrik, dompet besar warna abu-abu, 1 plastik dan ponsel.

Kini AFS sudah mendekam dalam penjara karena melanggar Pasal 114 Ayat (2) subs Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved