Berita Tulungagung

Pemotor yang Terlempar 10 Meter Setelah Tertabrak Kereta Api di Tulungagung Meninggal, Luka Parah

Alami luka parah, pemotor yang terlempar 10 meter setelah tertabrak kereta api di Tulungagung akhirnya meninggal dunia.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Polisi menemukan potongan bodi motor di sekitar lokasi tertabraknya pesepeda motor di Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Senin (28/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Erwin (32), pemotor yang tertabrak kereta api di Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, meninggal dunia, setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Dia mengalami luka parah dan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Meninggalnya Erwin dibenarkan oleh Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak, M Rifai, Senin (28/3/2022) siang.

"Baru saja meninggal dunia, sekarang di IKF (Instalasi Kedokteran Forensi dan Medikolegal)," terang M Rifai.

Menurut M Rifai, sebelumnya korban dibawa dengan ambulans dari Kecamatan Rejotangan.

Karena kondisi parah, korban dirawat di Red Zone (zona kritis) IGD RSUD dr Iskak.

Namun kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia dalam perawatan.

"Sudah dilakukan tindakan, tapi tak lama berselang pasien meninggal dunia," ujar Rifai.

Baca juga: Tertabrak Kereta, Pria di Tulungagung Selamat Setelah Terlempar 10 Meter, Motor Terguling-guling

Erwin terlibat kecelakaan dengan Kereta Api Singasari di perlintasan tanpa palang pintu Desa/Kecamatan Rejotangan, Senin (28/3/2022) pukul 06.30 WIB.

Saat itu, Erwin mengendarai sepeda motor Honda CB150 AG 4577 YAX.

Ia bermaksud melintas dari arah selatan ke utara. Namun di saat yang bersamaan, melaju Kereta Api Singasari dari Jakarta menuju Blitar.

Tabrakan tak terhindarkan, sepeda motor Erwin terguling-guling dan terlempar sejauh 25 meter. Sementara Erwin terlempar 10 meter dan mendarat di belakang pos jaga.

Polisi menemukan serpihan bodi motor korban di sepanjang lintasan terlemparnya motor.

Saat itu Erwin masih bisa berbicara, namun kakinya diduga patah.

Dia dievakuasi dengan ambulans ke RSUD dr Iskak, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved