Ngaji Gus Baha

Penjelasan Gus Baha, Mengapa Keseringan Baca Istighfar Malah Jadi Dosa

Benarkah kalau terlalu sering membaca istighfar justru malah akan menjadi dosa. Mengapa demikian? simak penjelasan lengkap Gus Baha.

Editor: Taufiqur Rohman
Instagram.com/@gusbahaonline
Gus Baha atau Kiai dengan nama asli KH Ahmad Bahauddin Nursalim. 

TRIBUNJATIM.COM - Umat islam dianjurkan membaca istigfar.

Pasalnya, Istighfar merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam.

Kalimat ini memiliki keutamaan serta manfaat bagi yang terus melafalkannya.

Ada banyak manfaat dari beristighfar atau meminta ampunan kepada Allah SWT.

Selain mengingat Allah juga sebagai mengugurkan dosa-dosa.

Apalagi di bulan ramadhan ini membaca istigfar mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Baca juga: Ngaji Gus Baha, Pilih Mana Kerja Saat Malam Hari atau Tarawih di Bulan Ramadhan, Ini Penjelasannya

Namun, menurut Gus Baha, kalau terlalu sering justru malah akan menjadi dosa.

Mengapa demikian?

KH Ahmad Bahauddin atau disapa Gus Baha sebut jelaskan alasan keseringangan baca istigfar malah jadi dosa.

Hal itu dia beberkan dari video dalam unggahan di kanal YouTube SANTRI OFFICIAL pada Selasa, 2 Februari 2021 lalu.

Menurut Gus Baha, ketika seseorang sering membaca istighfar, maka pasti yang diharapkan yaitu ingin mendapatkan pahala dan ampunan Allah.

Hal ini sejalan dengan makna atau arti istighfar yang baik untuk dibaca ketika ingin mengharapkan ampunan dari Allah.

Gus Baha mengatakan bahwa Allah mengampuni seorang hamba bukan karena istighfar tapi karena kehendaknya.

"Allah mengampuni itu karena kehendaknya, bukan karena istighfar," sebut Gus Baha.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved