Berita Malang

Percintaan dan Ekonomi Disebut Jadi Sebab Meningkatnya Angka Bunuh Diri di Malang Selatan

Polres Malang mencatat tingkat bunuh diri di wliayahnya sedang tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Faktor ekonomi dan percintaan memicu warga

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi-angka bunuh diri di Malang Selatan tinggi karena sejumlah faktor 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polres Malang mencatat tingkat bunuh diri di wliayahnya sedang tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Faktor ekonomi dan percintaan memicu warga Kabupaten Malang mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar.

"Bulan Februari kemarin yang tinggi dengan rentang usia antara 18 tahun hingga 60 tahun. Pemicunya karena faktor ekonomi dan percintaan," ujar Kasie Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik ketika dikonfirmasi pada Kamis (21/4/2022).

Menurut Taufik, wilayah yang sering dijumpai peristiwa bunuh diri berada di wilayah Malang Selatan.

"Catatan berapanya saya belum menghitung, namun berdasarkan pantauan saya ya bulan Februari. Kalau dihitung jumlah kejadian dari akhir tahun 2021 hingga sekarang sekitar 10 orang," papar mantan Kanit Turjawali Polres Malang ini.

Baca juga: Pria di Kediri Incar Perempuan di Tempat Sepi,Ceker Ayam Jadi Modus, Korban Seketika Berteriak

Taufik menegaskan polisi sempat menggagalkan aksi bunuh diri dan menyelamatkan nyawa korban.

"Ada beberapa masalah percintaan yang memicu aksi bunuh diri kami sempat menyelamatkannya," tutur Taufik.

Sementara itu, Taufik menyatakan polisi membuka pintu bagi masyarakat yang ingin mendapatkan penanganan psikologis untuk mencegah tindakan bunuh diri. Taufik menyarankan masyarakat dapat menghubungi layanan Soegab Malang dengan nomor 0811-48-2000.

"Kami selalu melakukan himbauan kepada masyarakat. Kita juga bekerjasama dengan Pemkab Malang dan stakeholder. Kami memiliki call center bernama Soegab Malang. Jadi segala gangguan kamtibmas bisa langsung menghubungi nomor tersebut," jelasnya.

Terakhir, Taufik berujar jika polisi rutin menggelar santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Bakti sosial kita laksanakan untuk mengurangi angka bunuh diri juga," tutupnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved