Berita Nganjuk

Jaga Arus Mudik Tetap Kondusif, Kapolres Nganjuk Ingatkan Jajaran Waspadai Lonjakan Pemudik

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai lonjakan pemudim ke Kabupaten Nganjuk setelah Pemerintah tidak

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang saat berada di antara motor Patwal Satlantas Polres Nganjuk dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru (2022). 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai lonjakan pemudim ke Kabupaten Nganjuk setelah Pemerintah tidak melakukan pembatasan mudik.

"Pemerintah telah memberi kelonggaran kepada masyarakat untuk melaksanakan mudik tanpa adanya pembatasan. Tentunya hal ini akan menjadi euforia bagi masyarakat yang selama dua tahun terakhir tidak bisa melaksanakan mudik seperti biasanya akibat Pandemi Covid-19," kata AKBP Boy Jeckson Situmorang, Jumat (22/4/2022).

Dikatakan Boy Jeckson, jumlah pemudik tahun ini diprediksi mengalami peningkatan signifikan.Bahkan kemungkinan jauh lebih tinggi dibanding tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19.

"Tentunya peningkatan jumlah orang serta aktivitas ini harus kita waspadai demi menjaga situasi tetap kondusif,” ucap Boy Jeckson.

Operasi Ketupat Semeru 2022, menurut Boy Jeckson, digelar untuk menciptakan situasi aman di tengah masyarakat saat momen Idul Fitri 1443 Hijriah yang  berlangsung dari tanggal 28 April 2022 sampai 9 Mei 2022.

Polres Nganjuk sendiri menyediakan sedikitnya 11 pos pengamanan di sejumlah titik serta pos pelayanan di Terminal Anjuk Ladang.

"Selain itu, ada juga pos wisata yang didirikan di sejumlah tempat wisata wilayah Kabupaten Nganjuk untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung ke lokasi wisata," tandas Boy Jeckson.

Oleh karena itu, tambah Boy Jeckson, pihaknya meminta kepada seluruh petugas di lapangan agar tetap mengimbau masyarakat untuk patuh dan menjalankan protokol kesehatan.

Demikian halnya dengan pengelola tempat wisata juga harus didorong untuk konsisten mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi agar momen mudik kali ini tidak menjadi transmisi penyebaran Covid-19.

"Dengan didukung semua kemampuan dan peralatan kendaraan roda dua dan empat maupun alat pendukung operasi Ketupat Polres Nganjuk sudah 100 persen siap digunakan, mudah-mudahan pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik tahun ini berjalan lancar,” tutur Boy Jeckson Situmorang.

Sementara dalam apel gelar pasukan di Polres Nganjuk, diikuti oleh sekitar 200 personel gabungan. Teridiri dari jajaran Polres Nganjuk, TNI dan Sub Den Pom 0810/Nganjuk, Dishubkominfo Kabupaten Nganjuk, Satpol PP, Linmas, PMK, PMI, Banser, dan satuan kerja terkait. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved