Tampil Cantik nan Elegan di Hari Raya dengan Koleksi Canting Tinkering Karya Desainer Ulfa Mumtaza

Inspirasi busana Lebaran, tampil elegan di hari raya dengan koleksi Canting Tinkering karya desainer Ulfa Mumtaza asal Jawa Timur.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Dok Ulfa Mumtaza
Desainer Ulfa Mumtaza kembali meluncurkan busana terbarunya yang mengangkat tema Canting Tinkering. Cocok untuk busana Lebaran yang elegan, Rabu (27/4/2022).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Desainer Ulfa Mumtaza kembali meluncurkan busana terbarunya yang mengangkat tema Canting Tinkering

Busana tersebut dipamerkan saat acara Muslim Fashion Runaway 2022 (Mufway 2022) beberapa waktu lalu. 

Koleksi Canting Tinkering ini merupakan busana-busana dress yang terbuat dari kombinasi batik. 

Perpaduan warna-warna soft seperti pink, biru dan putih membuat koleksi busana ini cocok dikenakan saat hari raya. 

Desainer asal Madiun, Jawa Timur, tersebut menciptakan busana Lebaran tahun ini karena melihat banyaknya sisa bahan batik yang ia miliki. 

Daripada sisa bahan tersebut dibuang sia-sia, ia akhirnya membuat desain terbaru yang ia namakan Canting Tinkering

"Awalnya merasa sayang melihat tumpukan sisa bahan batik tulis yang tersimpan dan tidak terpakai. Lalu saya mencoba mengotak-atiknya dan muncul inspirasi untuk mengaplikasikan pada bahan polos," ungkap Ulfa Mumtaza, Rabu (27/4/2022). 

Busana ini sekaligus menjadi angin segar dalam kiprah fashion muslim di Jawa Timur. Mengingat selama pandemi Covid-19 tak banyak pengrajin maupun desainer yang concern membuat fashion muslim, terlebih dengan kombinasi wastra Nusantara berupa batik. 

Meski menambahkan aksen batik dalam delapan koleksi busananya kali ini, Ulfa Mumtaza mampu menampilkan look yang lebih segar dan cocok dikenakan anak muda. 

Alih-alih membuat busana batik formal, Ulfa Mumtaza justru menyulap paduan kain wastra tersebut menjadi busana baru yang menarik. 

Mengenai proses pembuatan busana tersebut, Ulfa mengaku pengerjanaan kurang lebih 3 bulan lamanya, mulai dari menata pola hingga menjadi pakaian yang indah. 

"Ini memang cukup rumit dan butuh ketelatenan yang tinggi karena harus memadukan beberapa kain yang berbeda motif dipadu supaya harmoni. Tapi saya puas karena lebihan-lebihan kain-kain batik yang indah tidak ada yang terbuang sia-sia," paparnya. 

Delapan koleksinya kali ini bermodel potongan A line yang memiliki detail garis-garis tindis dan bermotif bunga yang memiliki perpaduan pink, biru dan putih. 

"Yang menambah anggun si pemakai gaun, outfit ini terdiri dari outer dan inner. Jadi bisa di mix and match sesuai gaya. Selain itu, juga cocok dikenakan di acara resmi ataupun casual," ia menjelaskan. 

Busana tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk Ramadan maupun Lebaran saja, tetapi juga acara-acara resmi maupun pesta, karena baju tersebut memiliki konsep elegan sekaligus cantik. 

"Gaun-gaun ini sangat cocok dikenakan pada acara-acara semi resmi ataupun pesta dan bisa dipakai oleh segala usia," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved