Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

MotoGP

MotoGP Spanyol 2022: Panggung Duel Bagnaia Vs Quartararo

Gelaran MotoGP Spanyol 2022 diprediksi akan menjadi panggung duel antara Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo.

Editor: Taufiqur Rohman
TWITTER.COM/EVERYTHINGMRACE
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (kiri), dan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, bersaing memperebutkan kemenangan pada balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Italia, 19 September 2021. 

TRIBUNJATIM.COM - Gelaran MotoGP Spanyol 2022 diprediksi akan menjadi panggung duel antara Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo.

Balapan seri keenam MotoGP Spanyol diprediksi akan berjalan seru dan ketat.

Mengingat baris terdepan starting grid MotoGP Spanyol bakal dihuni dua pembalap top yakni Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo.

Persaingan dua pembalap terkuat pada musim lalu itu harus menunggu hingga balapan keenam pada MotoGP 2022.

Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo dengan cara masing-masing akhirnya menunjukkan potensi besar sebagai pemenang pada akhir pekan yang sama.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol 2022: Pecco Bagnaia Pole, Quartararo Kedua, Marquez di Posisi Ini

Quartararo difavoritkan sebagai calon juara MotoGP Spanyol berkat ritme balapan apik pada latihan bebas ketiga pada Sabtu (30/4/2022).

Menggunakan ban belakang lama dengan usia 15 lap, Quartararo melaju secara konsisten pada waktu lap 1 menit 37,7 detik dalam simulasi lomba selama 10 lap.

Sebagai gambaran, balapan MotoGP Spanyol berlangsung selama 25 lap dan rekor lap tercepat adalah 1 menit 37,770 detik.

Artinya, bukan tidak mungkin pembalap Yamaha itu mengulangi performa impresifnya pada MotoGP Portugal di mana dia tak terkejar sampai finis.

Adapun Bagnaia mencuri perhatian berkat performa di atas rata-rata pada kualifikasi.

Rekor waktu lap tercepat MotoGP di Sirkuit Jerez, Spanyol, disikat Bagnaia dengan margin yang terbilang besar.

Bagnaia, andalan Ducati, menorehkan waktu lap 1 menit 36,170 detik atau 0,4 detik di atas rekor yang sebelumnya dibukukan Maverick Vinales (1:36,584).

Bagnaia menunjukkan keunggulan besarnya karena Quartararo yang menjadi langganan pole position di Jerez sampai tak mampu mendekati waktunya.

Percobaan terbaik El Diablo, julukan Quartararo, masih lebih pelan hampir setengah detik daripada Pecco, sapaan akrab Bagnaia.

"Saya pikir tadi adalah waktu lap terbaik saya," kata Bagnaia dalam konferensi pers setelah kualifikasi.

"Semuanya sempurna, saya memacu motornya dan saya tidak melakukan kesalahan apapun."

"Biasanya di situasi ini Anda menjadi mudah untuk membuat kesalahan tetapi hari ini semuanya sempurna."

Bagnaia merasa percaya diri setelah menemukan kembali feeling bagus dengan motor Ducati, sesuatu yang sempat hilang pada awal musim ini.

"Saya beruntung bisa balapan di Portimao karena saya merasa luar biasa lagi dengan motor saya. Sensasi dalam pengereman telah kembali," imbuhnya.

"Kami memulai akhir pekan ini dengan hebat, jadi di setiap sesi saya meningkat sedikit demi sedikit dan pada FP4 feeling saya sangat bagus."

Quartararo tanpa ragu angkat topi dengan performa sang rival pada kualifikasi.

"Ya saya gagal meraih pole kelima secara beruntun di sini tetapi saya sangat jauh (dari catatan waktu Bagnaia)," ujar Quartararo.

"Sejujurnya Pecco mencetak waktu lap yang luar biasa. Dengan kondisi yang kami hadapi di lintasan, dengan cuaca yang panas, saya sangat terkesan."

Tentunya peluang Quartararo belum habis karena balapan tidak ditentukan dari kecepatan pada satu lap saja.

Cedera bahu yang diderita Bagnaia dari MotoGP Portugal bisa saja memberi peluang ekstra kepada Quartararo untuk merebut poin penuh.

Sang juara bertahan tahu betul bagaimana penurunan kondisi fisik bisa memengaruhi performa saat balapan berjalan.

Tahun lalu sindrom kompartemen (arm pump) membuat Quartararo harus puas finis di posisi ke-13 meski sempat memimpin dengan jarak yang cukup jauh.

Quartararo pun yakin punya kesempatan tetapi tak mau pede duluan.

"Kami membuat ritme yang bagus pada FP4 dan FP3 dengan ban lama jadi saya pikir kami punya ritme yang hebat dan peluang besar untuk mengejar kemenangan," ujarnya.

"Akan tetapi, kondisinya akan sangat berbeda."

"Setelah balapan Moto3 dan Moto2, kita tahu di lintasan seperti ini, dengan cuaca panasnya, kondisinya akan benar-benar berbeda."

Cuaca yang kelewat panas mengurangi tingkat daya cengkeram ban sehingga keunggulan Quartararo dengan ban lama menjadi kurang signifikan.

"Meski begitu, tahun lalu saya merasa luar biasa, setiap tahunnya saya cukup cepat di sini," katanya lagi.

"Jadi saya pikir kami punya peluang besar untuk meraih hasil yang besar," tandasnya.

Sementara itu, balapan MotoGP Spanyol akan berlangsung pada Minggu (1/5/2022) mulai pukul 19.00 WIB.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com

Ikuti berita seputar MotoGP

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenewws TribunJatim.com

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved