Breaking News:

Berita Banyuwangi

Lebaran 2022, Bupati Ipuk Ajak Pemudik Serbu Wisata dan Kuliner Khas Banyuwangi: 'Tiada Dua Rasanya'

Hari raya Idul Fitri tahun ini dirayakan lebih semarak setelah dua tahun sebelumnya dilakukan pembatasan perjalanan selama momen Lebaran.

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak warga, pemudik, maupun wisatawan yang sedang di daerah tersebut untuk menikmati kuliner dan berbagai destinas 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Hari raya Idul Fitri tahun ini dirayakan lebih semarak setelah dua tahun sebelumnya dilakukan pembatasan perjalanan selama momen Lebaran.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak warga, pemudik, maupun wisatawan yang sedang di daerah tersebut untuk menikmati kuliner dan berbagai destinasi wisata.

“Alhamdulillah, kita bersyukur pandemi Covid-19 semakin terkendali. Pemudik dan wisatawan bisa menikmati beragam kuliner khas Banyuwangi yang tiada dua rasanya. Silakan kunjungi juga berbagai destinasi, plus beragam atraksi seni-budaya,” ujar Ipuk.

Ipuk mencontohkan beragam kuliner khas Banyuwangi, seperti nasi tempong, rujak soto, ikan bakar, hingga pecel rawon.

“Banyak warung hingga restoran menyediakan, monggo dinikmati. Menggerakkan ekonomi sekaligus bisa menjadi momen keakraban bersama keluarga,” papar Ipuk.

Baca juga: 100 Ribu Pemudik Diprediksi Masuk Madiun, Wali Kota Maidi: Kuliner Boleh Buka 24 Jam

Demikian pula beragam destinasi wisata bisa dikunjungi, mulai dari Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater, hutan De Djawatan, Pulau Tabuhan, Taman Nasional Alas Purwo, dan sebagainya.

“Saya cek homestay hingga hotel mulai penuh. Selamat berwisata di Banyuwangi,” ujarnya.

“Akhir Mei nanti juga ada ajang liga surfing paling bergengsi di dunia, World Surf League, di Pantai G-Land Banyuwangi. Nikmati aksi peselancar terbaik dunia yang akan berkumpul di Banyuwangi. Ini yang terbaik, terbaik, hanya peselancar yang terbaik. Jadi pasti sangat seru,” papar Ipuk.

Dalam kesempatan Idul Fitri ini, Ipuk juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan selama memimpin. "Karena keterbatasan sebagai manusia, membuat kerja kami dan keluarga besar Pemkab Banyuwangi, tidak selamanya sempurna, sudi kiranya semuanya memaafkan kami," pinta Ipuk.

Baca juga: Pengusaha Kuliner Tulungagung Bangkit Selama Ramadan, Momen Bukber Dongkrak Pesanan hingga 70 Persen

Lebih jauh, Ipuk meminta momen Idul Fitri untuk membentuk keeratan sosial antar segenap elemen masyarakat. Saling memberikan maaf atas segala ketersinggungan dalam berinteraksi.

"Tak selamanya persinggungan menyisakan hal baik. Ada kalanya, persinggungan menghasilkan ketersinggungan dan ketidaknyamanan yang tidak bisa kita hindari sebagai manusia. Oleh karenanya, Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk membuka hati, saling memaafkan," ungkap Ipuk.

Perlu diketahui, pada Idul Fitri kali ini, Bupati Ipuk masih belum menggelar open house. Dikarenakan terdapat instruksi dari pemerintah pusat kepada para pejabat untuk tidak menggelar open house.

Hal ini dikarenakan untuk mengurangi potensi persebaran Covid-19 yang belum sepenuhnya pulih.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved