Liga 1
Ini Perkiraan Jadwal Kick Off Liga 1 2022: Pakai Format Home Away, Bisa Dihadiri Penonton
PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi mulai membicarakan soal kick off Liga 1 2022.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi mulai membicarakan soal kick off Liga 1 2022.
Disampaikan Sudjarno, Direktur Operasional PT LIB saat melakukan inspeksi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dalam laga Surabaya 729 Game, kick off kompetisi diupayakan bergulir bulan Juli mendatang.
"Mudah-mudahan kick off kompetisi musim depan tidak lepas dari bulan Juli, tanggal pastinya kisaran 23-27," ungkap Sudjarno di Stadion GBT.
Format kompetisi, tambahnya, diupayakan berjalan home away dan bisa dihadiri penonton.
Sebagai upaya merealisasikan itu, pihaknya sudah melakukan inspeksi terhadap laga Surabaya 729 Game antara Persebaya vs Persis Solo, Minggu (22/5/2022) kemarin di Stadion GBT, laga ini menjadi laga perdana di masa pandemi yang dihadiri penonton.
Baca juga: Jawaban Tegas Erik ten Hag soal Nasib Harry Maguire di Manchester United
"Karena format kompetisi kita rencananya akan kami lakukan normal home away, jadi kami lakukan verifikasi ke home base klub, salah satunya GBT," ucap Sudjarno.
Salah satu inspeksi yang dilakukan adalah soal ticketing yang diberlakukan Persebaya, di mana sistem yang diberlakukan Persebaya saat pembelian ticket, suporter yang belum vaksin dua kali otomatis terpental dari sistem atau tidak bisa membeli ticket.
Acuan syarat vaksin dua kali disebutnya berdasarkan edaran terakhir Satgas PPKM Jawa-Bali, persyaratan boleh dihadiri penonton dengan syarat vaksin dua kali, tanpa menyebutkan booster.
"Ternyata bisa dilaksanakan, itu menjadi acuan kami saat akan diterapkan di Liga 1 karena nanti format home away, yang akan mengelola adalah klub, LIB hanya akan mengasistensi dan verifikasi juga inspeksi terkait pelaksanannya," jelas Sudjarno.
Sementara soal kapasitas stadion, ia menyebut semua dikembalikan pada daerah masing-masing berkaitan dengan kondisi PPKM wilayah setempat.
"Kalau di sini, Surabaya sedang menerapkan 75 persen dari kapasitas 45 ribu, itu rekomendasi dari satgas setempat," jelasnya.
"Kondisi sekarang menjadi gambaran, semoga berjalan lancar, kami adopsi juga untuk menjadi contoh, semoga semua bisa berjalan baik," pungkas Sudjarno.
Ikuti berita seputar Persebaya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sudjarno-direktur-pt-lib-saat-melakukan-inspeksi-di-stadion-gbt-dalam-surabaya-729-game.jpg)