Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Harapkan Sinergitas dengan BPN Soal Pertanahan Bisa Makin Ditingkatkan

Sinergitas dan Koordinasi antara Pemkab Nganjuk dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) diharapkan bisa ditingkatkan. Hal itu terkait beberapa program

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menerima sertifikat sejumlah aset Pemkab Nganjuk dari Kepala BPN Nganjuk, Masduki yang memasuki purna tugas. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sinergitas dan Koordinasi antara Pemkab Nganjuk dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) diharapkan bisa ditingkatkan. Hal itu terkait beberapa program yang dicanangkan Pemkab Nganjuk agar berjalan dengan baik.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, sinergitas dan kerjasama antara Pemkab Nganjuk dengan BPN selama ini terjalin cukup baik. Bahkan program Pemkab Nganjuk selalu di support atau didukung BPN dalam hal pertanahan.

Menurut Marhaen Djumadi, salah satu contohnya yakni BPN Nganjuk bersinergi membantu dengan Pemkab Nganjuk melakukan sertifikasi terhadap aset-aset yang berada di Kecamatan maupun yang ada di Desa melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Untuk itu, atas kerjasama yang telah berjalan dengan baik ini kami ucapkan terima kasih kepada BPN Kabupaten Nganjuk, terutama kepada Bapak Masduki sebagai Kepala BPN yang telah memasuki purnatugas," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Disamping itu, dikatakan Marhaen Djumadi, penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan loyalitas selama menjalankan tugas sebagai kepala BPN di Bumi Anjuk Ladang.

Di mana telah banyak program kegiatan yang bisa diselesaikan terkait permasalahan pertanahan.

"Dan Alhamdulillah Bapak Masduki menjabat di Kabupaten Nganjuk sering berinteraksi dan berkomunikasi dengan Pemkab, sehingga apa yang dikerjakan bisa berjalan baik. Terutama dalam memperjuangkan kepastian hukum masyarakat nganjuk dibidang pertanahan," tandas Marhaen Djumadi.

Sementara Kepala BPN Kabupaten Nganjuk, Masduki mengakatan, pihaknya kini sudah memasuki masa purna tugas per 1 Juni 2022.

Untuk itu, pihaknya berpamitan kepada seluruh pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Nganjuk untuk mundur diri dari Kabupaten Nganjuk.

"Secara pribadi dan keluarga, kami sampaikan permohonan maaf apabila ada kekhilafan baik yang disengaja maupun yang tidak sengaja saat memimpin dan menangani permasalahan terkait pertanahan di Kabupaten Nganjuk," kata Masduki.

Dan disela-sela pelepasan Kepala BPN, juga dilaksanakan penyerahan sertifikat aset milik Pemkab Nganjuk sebanyak 35 bidang.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan kendaraan dinas sebanyak 1 unit mobil dan 1 unit motor trail dari Pemkab Nganjuk untuk BPN Nganjuk.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved