Berita Nganjuk

Manfaatkan SP2KP, Disperindag Terus Pantau Perkembangan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Nganjuk

Dengan memanfaatkan SP2KP, Disperindag intensif memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Nganjuk.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pasar Wage Baru Nganjuk yang menjadi salah satu titik pemantauan pergerakan harga kebutuhan pokok oleh Disperindag Nganjuk, Selasa (31/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Harga barang di sejumlah pasar raya yang jadi rujukan warga di Kabupaten Nganjuk terus dipantau Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupatan Nganjuk.

Hal itu dilakukan agar Disperindag bisa cepat bertindak jika ada lonjakan harga kebutuhan pokok di pasar.

Kasi Bina Usaha Disperindag Kabupaten Nganjuk, Nanang Tri Susilo mengatakan, pihaknya menjalankan tugas untuk melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang. Baik di tingkat agen maupun pasar raya.

"Jadi kami selalu memantau dan menyampaikan harga-harga kebutuhan pokok,” kata Nanang Tri Susilo dalam talkshow di Radio Suara Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, Selasa (31/5/2022).

Dielaskan Nanang Tri Susilo, dalam pemantauan harga barang di pasar, pihaknya menggunakan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem tersebut langsung ada di bawah Kementerian Perdagangan dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

“Kita gunakan yang Siskaperbapo karena kita berada di wilayah Jawa Timur,” ucap Nanang.

Diungkapkan Nanang, dari sistem tersebut akan terhubung di seluruh kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang pada sistem itu di setiap kabupaten, ada titik-titik pemantauan di pasar. Untuk wilayah Kabupaten Nganjuk ada tiga titik, yaitu di Pasar Wage Nganjuk, Pasar Berbek, dan Pasar Warujayeng Tanjunganom.

"Masyarakat juga bisa mengakses secara online di internet kalau ingin mengetahui harga bahan pokok, yaitu dengan mengunjungi laman website Siskaperbapo,” ujar Nanang.

Menurut Nanang, ada beberapa faktor yang membuat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan atau penurunan. Yaitu faktor dari cuaca, distribusi terkait perjalanan, dan dipengaruhi oleh ekonomi dunia/global.

"Disperindag mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak, dan kami juga menerima masukan jika ada hal-hal yang perlu disampaikan, dan secara khusus untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk bisa datang ke Kantor Disperindag," tutur Nanang.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved