Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Implementasi Pengembangan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender Menuju KLA

Pemkab Nganjuk terus lakukan pengembangan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG) tingkat Desa. Hal itu dilakukan dengan menggelar r

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Rapat Koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) dalam upaya menuju Kabupaten Layak Anak dan responsif gender 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk terus lakukan pengembangan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG) tingkat Desa. Hal itu dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pengarustamaan gender (PUG).

Sekda Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, pelaksanaan sinkronisasi dalam pembangunan berkeadilan yang berwawasan responsif gender di Kabupaten Nganjuk dinilai cukup penting.

"Dengan demikian agar tidak ada lagi kesenjangan gender, baik dalam pembangunan sampai di tingkat desa. Maka langkah sinkronisasi ini untuk pengimplementasian, bukan lagi sosialisasi," kata M Yasin mewakili Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi dalam rakor PUG Kabupaten Nganjuk, Senin (6/6/2022).

Pemkab Nganjuk, dikatakan M Yasin, memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk yang telah melaksanakan program PUG dalam rangka melaksanakan pembangunan secara holistic tanpa membedakan jenis kelamin dan usia.

"Untuk itu, perlu kita ketahui bersama bahwa semua adalah saudara kita, maka jangan sampai ada kesenjangan gender dalam pemberian pelayanan. Terutama dalam pelayanan kepada masyarakat nganjuk," ucap M Yasin.

Lebih lanjut diungkapkan M Yasin, dengan dilaksanakannya sinkronisasi dan koordinasi tersebut diharapkan pada tahap berikutnya bisa dievaluasi bukan lagi implementasi. Baik di tingkat desa/kelurahan dalam mewujudkan pembangunan persetaraan gender di Kabupaten Nganjuk.

"Semoga koordinasi dan sinkronisasi PUG dan PPRG dalam pelatihan bisa berjalan sesuai target dan bisa diterapkan dengan baik," tandas M Yasin.

Sementara Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi mengatakan, tujuan dari dilaksanakan kegiatan rakor tersebut untuk mendorong pelaksanaan perencanaan dan penggaran responsif gender di desa-desa.

Hal itu dalam upaya mewujudkan kabupaten nganjuk layak anak dan responsif gender serta mengembangkan gerakan desa ramah perempuan dan peduli anak di Kabupaten nganjuk

"Kegiatan rakor ini dilaksanakan selama dua hari mulai 6-7 Juni 2022 dan  diikuti 60 peserta dari Sekretaris Desa dan pendamping desa. Diharapkan dari hasil rakor bisa menjadikan PUG bisa berjalan dengan baik," tutur Nafhan Tohawi. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved