Berita Kabupaten Pasuruan

Dishub Pasuruan Beri Layanan Ramp Check Gratis, Diharapkan Kirim Surat Minimal H-1 Keberangkatan

Dishub Kabupaten Pasuruan beri layanan ramp check gratis, rombongan bus pariwisata diharapkan mengirimkan surat permohonan minimal H-1 keberangkatan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi - Untuk mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan menyiapkan layanan ramp check gratis. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Antisipasi kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan menyiapkan layanan ramp check gratis.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa mengatakan, program ini sesuai dengan Paraturan Menteri Perhubungan nomor 26 tahun 2015 tentang Standar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Disampaikannya, sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat, pihaknya mengambil langkah efektif dan nyata kepada perusahaan angkutan umum dengan menyediakan ramp check gratis.

"Tujuannya adalah meminimalisir kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata. Makanya, kami imbau bus pariwisata sebelum memberangkatkan rombongan untuk dilakukan pemeriksaan," kata Agus Hari Wibawa, Selasa (21/6/2022).

Menurut Agus, sapaan akrab Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, rombongan yang akan berangkat ke sebuah wilayah diharapkan mengirimkan surat permohonan pengecekan ramp check ke Dishub. Minimal H-1 keberangkatan.

Selanjutnya, pihaknya akan mendatangi lokasi rombongan yang akan berangkat.

"Maksimal 1 jam sebelum pemberangkatan, akan kami cek," jelasnya 

Agus memaparkan, ada beberapa indikator yang ada di dalam formulir ramp check. Seperti di antaranya, kondisi rem, lampu sein, dan kelengkapan lain yang bisa berpotensi menimbulkan permasalahan saat digunakan.

"Ini yang perlu ditekankan. Jika memang dalam pemeriksaan ada kekurangan, maka kami minta perusahaan angkutan itu untuk segera memperbaiki atau menggantinya dengan armada lain," paparnya.

Menurutnya, ini adalah salah satu upaya pencegahan yang efektif untuk mengantisipasi kecelakaan bus pariwisata. Sebelum digunakan, kata dia, harus dipastikan betul kondisi layak pakai.

"Kami imbau masyarakat yang akan berpergian rombongan untuk proaktif melapor ke Dishub terkait dengan rencana berpergiannya kapan. Nanti akan kami bantu ngecek demi keamanan bersama," tutupnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Pasuruan

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved