Berita Kabupaten Kediri

Gelar Gian Crismeril Dalami Passion Sejak Belia hingga Jadi Penari Profesional

Sosok Gelar Gian Crismeril atau Meril, dalami passion sejak belia hingga kini menjadi penari profesional yang mendirikan sanggar.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Gelar Gian Crismeril atau yang akrab disapa Meril merupakan penari profesional asal Kediri, Jawa Timur, yang memiliki segudang prestasi, 2022. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Gelar Gian Crismeril atau yang akrab disapa Meril merupakan penari profesional asal Kediri, Jawa Timur, yang memiliki segudang prestasi.

Meril telah terjun di dunia tari saat usianya masih belia. Ia mengaku menyukai seni tari yang kemudian dijadikannya hobi sejak kecil.

Baru-baru ini, Meril diberangkatkan ke Turki untuk mewakili Indonesia, khususnya Kediri, di ajang tari tingkat dunia.

"Sejak dari TK sebenarnya sudah senang sekali dengan tari. Kurang lebih mulai mendalami ketika di bangku SD, waktu itu saya diberi pelatihan tari oleh guru di sekolah dan menjadi perwakilan sebagai peraga gerak untuk ibu-ibu guru satu Kecamatan Pare untuk acara HUT Kabupaten Kediri," ungkap Meril, Sabtu (2/7/2022).

Perempuan kelahiran Maret 1994 tersebut menuturkan, ia terus mengasah kemampuan di bidang seni tari. Saat berada di bangku SMP, ia kerap mengikuti lomba-lomba dan saat SMA, Meril tergabung dalam tim Cheerleadance.

"Di bidang ini saya dapat mencurahkan perasaan yang sedang dialami. Karena selain mengolah tubuh dan gerak, tari juga mengolah rasa. Di mana dalam tari, kita dapat berperan sebagai karakter yang bermacam. Menyampaikan cerita tidak dengan berbicara langsung, tetapi melalui ekpresi, olah gerak, dan mata," papar Meril.

Meril berpesan supaya generasi muda mulai melakukan aktivitas yang sesuai dengan passion, bukan sekadar tuntutan pekerjaan. Seperti tari yang dilakoninya.

"Misal suka memasak lakukan aktivitas belajar memasak dan agendakan rutin untuk melakukan kegiatan tersebut. Sama, taripun begitu, kalau suka pasti kita akan melakukan aktivitas tersebut tanpa bosan. Intinya tekun, maka passion dan skill kita dalam bidang apapun akan terasah dan mungkin bisa kita jadikan pekerjaan tetap," jelasnya.

Ia juga menyarankan untuk tak mudah terpengaruh dengan omongan orang lain. 

"Kalau sudah menemukan passion, baiknya kita nggak mudah terpengaruh dengan komentar dan omongan orang lain. Bukan maksudnya tidak menerima kritik dan saran, namun kita yang paling tahu apa yang tepat untuk diri kita," kata Meril.

Karena kecintaannya dengan dunia tari, Meril pun mendirikan sanggar yakni Flying Star Dance. Di sana ia juga mengajar tari modern maupun tradisional.

"Saya berharap suatu saat nanti bisa go internasional dan mengenalkan budaya kita melalui tari dengan versi yang saya miliki," ujarnya.

Selain mengajar tari, Meril juga menjadi pengajar di SMP Muhammadiyah 1 Pare sebagai Guru Bimbingan Dan Konseling. Ia juga membantu usaha suami di bidang kuliner makanan, Icel_Food special Ayam Geprek.

Meril sendiri pernah meraih Juara 1 Kurasi Tari Tunggal dalam acara Festival Pasar Senggol 2022 di Turki yang bekerja sama dengan PPI Turki Dan KJRI, serta Juara 1 Nasional Btpn Got Talent 2019 sebagai tari tunggal, dan masih banyak lagi.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kediri

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved