Berita Mojokerto

Riuh Teriakan Minta Tolong, Pabrik Pengolahan Kopra di Mojokerto Terbakar, Pekerja Lari Berhamburan

Pabrik pengolahan kopra PT Mandalindo Tata Perkasa di Kabupaten Mojokerto terbakar, Senin (4/7/2022). Pekerja sontak lari berhamburan selamatkan diri

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mohammad Romadoni
Kebakaran pabrik pengolahan minyak kopra PT Mandalindo Tata Perkasa di Jalan Raya Perning KM 22,Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbakar, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebuah pabrik pengolahan kopra PT Mandalindo Tata Perkasa di Jalan Raya Perning KM 22,Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbakar, Senin (4/7/2022). Pekerja sontak lari berhamburan menyelamatkan diri.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari tempat mesin pengolahan kopra yang berada di area belakang pabrik tersebut.

Bayu Nugroho (26) sopir truk pengangkut kopra mengatakan sebelum kejadian ia bersama tiga rekanannya sedang melakukan bongkar-muat di dekat lokasi kejadian.

Tiba-tiba para pekerja lari berhamburan sembari berteriak meminta tolong kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB.

"Tadi saya bongkar muat ada kebakaran sekuriti dan pengawas minta Apar (Alat Pemandam Kebakaran) lalu ke arah lokasi kejadian," jelasnya, Senin (4/7).

Baca juga: Suasana Panik saat Gudang Kembang Api di Kota Madiun Terbakar, Karyawan Lari Selamatkan Diri

Menurut dia, api tiba-tiba muncul semakin membesar sehingga membuat pekerja berlarian menyelamatkan diri.

Diduga api berasal dari tempat pengolahan minyak kelapa di dalam pabrik.

"Sepertinya dari tungku penyulingan tidak ada ledakan tiba-tiba ada api yang semakin membesar," ungkapnya.

Kapolsek Jetis, Kompol Soegeng Prajitno menjelaskan saat ini Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto kini masih berjibaku memadamkan api di lokasi kebakaran.

Setidaknya, 10 unit mobil Damkar di antaranya 2 mobil Dropping air dari BPBD Kota/ Kabupaten Mojokerto, Sidoarjo dan Gresik dilibatkan untuk memadamkan api. 

"Petugas masih melakukan pembasahan di lokasi kebakaran," terangnya.

Pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut. 

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kita menunggu api benar-benar padam sekarang masih proses pembasahan," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved