Berita Nganjuk

Demi Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata, DLH Nganjuk Bakal Maksimalkan Pendampingan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk berikan pendampingan dan asistensi kepada Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
DLH Nganjuk menggelar rapat dalam rangka pendampingan dan asistensi sekolah peserta Adiwiyata tingkat nasional dan mandiri. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk berikan pendampingan dan asistensi kepada Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri.

Hal itu dilakukan dalam upaya Kabupaten Nganjuk kembali mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata tahun 2022.

Kepala DLH Nganjuk, Subani mengatakan, saat ada 14 sekolah di Kabupaten Nganjuk yang akan mengikuti tahap seleksi verifikasi Sekolah Adiwiyata baik Nasional maupun Mandiri. Baik itu untk sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.

"Untuk jumlah peserta Sekolah Adiwiyata tahun ini ada peningkatan. Kedepannya akan terus coba kami tingkatkan dan kami target sebanyak 5 sampai 10 persen sekolah di Kabupaten Nganjuk dapat mengikuti Sekolah Adiwiyata," kata Subani, kemarin.

Baca juga: Upaya Jadi Sekolah Adiwiyata, SDN Jajar Tunggal III Surabaya Belajar Penghijauan dari Kampung Sayur

Dijelaskan Subani, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Nganjuk, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, dan Kementerian Agama terkait dengan kesediaan dan kesiapan suatu sekolah untuk mengikuti seleksi Sekolah Adiwiyata. Ini dikarenakan masih banyaknya sekolah yang enggan untuk mengikuti seleksi Sekolah Adiwiyata.

"Kami menyadari hal tersebut mungkin karena kurangnya kesiapan, makanya mulai tahun 2023 nanti kami akan lebih maksimalkan lagi pendampingan Sekolah Adiwiyata," ucap Subani.

Nantinya, tambah Subani, diharapkan dengan adanya Sekolah Adiwiyata akan dapat mengedukasi seluruh elemen yang ada pada sekolah tersebut tentang bagaimana kepedulian terhadap lingkungan. Terutama dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan lingkungan di sekitar Sekolah.

"Ini menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan jargonnya Bapak Plt Bupati Nganjuk bersama DLH, yakni Nganjuk Bangkit dan BISA. Yang berarti Bersih, Indah, Sehat dan Asri," tutur Subani

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved