Arti Weton Jawa

Lebih Dulu Lalui Pil Pahit Hinaan dan Direndahkan, 3 Weton ini Mampu Buktikan Jadi Orang Sukses

Orang dengan tiga weton ini disebut lebih dulu menelan pil pahit hinaan dan cacian, sebelum berhasil membuktikan dirinya sukses.

Editor: Sudarma Adi
Istimewa
Ilustrasi 3 weton yang diberi kesuksesan hidup setelah melewati hinaan dan cacian 

TRIBUNJATIM.COM - Ibarat adagium, hidup adalah perjuangan meraih kesuksesan.

Perjuangan tiap orang berbeda-beda, bergantung pada niat dan usaha orang itu demi meraih tujuan.

Takdir seseorang juga jadi pengaruh penting, dimana perjuangan hidup seseorang bakal berhasil atau gagal.

Ini juga berlaku pada ramalan Primbon Jawa berikut ini, terkait weton-weton yang berjuang meraih sukses dan keberhasilan.

Orang dengan tiga weton ini disebut lebih dulu menelan pil pahit hinaan dan cacian, sebelum berhasil membuktikan dirinya sukses.

Baca juga: Punya Watak Istimewa, 5 Weton ini Disegani Para Penghuni Alam Gaib

Walau sering direndahkan, tiga Weton Jawa tak peduli dan terus berusaha membuat dirinya pantas bergelimang harta.

Lalu siapa saja tiga weton tersebut dan seperti apa ramalan tentang mereka yang dituliskan Primbon Jawa? Berikut penjelasannya:

1. Jumat Legi

Pemilik weton Jumat Legi memiliki neptu berjumlah 11.

Mereka adalah orang yang dapat diandalkan oleh orang lain dan dikenal karena sifatnya yang memberikan kenyamanan dan perlindungan.

Weton ini memiliki karakter sanggar waringin yang berarti dapat dipercaya dan diandalkan.

Weton ini memiliki sifat baik dan sifat jahat menurut Primbon Jawa.

Sisi baiknya yaitu jika ditekan akan memunculkan sosok yang hebat dan bijaksana.

Sementara sifat buruknya, rezeki bisa menjauh karena mereka cenderung sering mengeluh.

Ilustrasi 3 weton yang meraih kesuksesan setelah alami hinaan dan cacian
Ilustrasi 3 weton yang meraih kesuksesan setelah alami hinaan dan cacian (freepik.com)
Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved