Berita Nganjuk

Polisi Bentuk Satgas Penanganan Kekerasan Seksual, Tindak Lanjuti Aduan Warga Nganjuk via Hotline WA

Polisi membentuk Satgas Penanganan Kekerasan Seksual, tindak lanjuti pengaduan warga Nganjuk via hotline WA berikut ini.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Polres Nganjuk resmi bentuk tim Satgas Penanganan Kekerasan Seksual yang akan langsung menindaklanjuti setiap pengaduan dan pelaporan yang masuk dari warga, Jumat (22/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Marak aksi kekerasan seksual, Polres Nganjuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak dari aksi pelecehan seksual.

Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan, kekerasan seksual merupakan bentuk kejahatan mengerikan yang tidak boleh ditoleransi. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Nganjuk untuk bersatu dalam gerakan yang sama melawan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

"Menyelamatkan anak adalah menyelamatkan bangsa, dan ini merupakan tugas bersama. Kami sampaikan kalau Polres Nganjuk berkomitmen untuk berdiri bersama perempuan dan anak," kata AKBP Boy Jeckson Situmorang didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Jumat (22/7/2022).

Selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan tindak pelecehan atau kekerasan seksual lewat nomor hotline pengaduan khusus.

Baca juga: Ketua Komnas PA Datangi Lapas Kelas I Malang, Pastikan Terdakwa Dugaan Kekerasan Seksual SPI Ditahan

"Jangan ragu dan takut untuk melaporkan lewat kanal pengaduan khusus di nomor WhatsApp (WA) 0813 3134 2003, kami akan langsung respons dan tindak lanjuti setiap pengaduan yang masuk," ucap AKBP Boy Jeckson Situmorang.

AKBP Boy Jeckson Situmorang memastikan, satgas yang dibentuk akan menggandeng pihak terkait dalam setiap penanganan kasus pelecehan seksual. Seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Dinas Pendidikan.

Selain akan melakukan penindakan hukum, satgas juga akan memainkan peran preemtif dan preventif lewat berbagai pelatihan untuk membangun kesadaran masyarakat akan bahaya kekerasan seksual.

"Membangun kesadaran masyarakat merupakan salah satu hal yang penting agar bisa turut bersama-sama saling mengawasi hingga tidak ada ruang bagi siapapun untuk melakukan kekerasan seksual di Kabupaten Nganjuk ini. Untuk itu, jangan diam bila ada kasus kekerasan seksual di lingkungan warga. Laporkan kepada petugas karena salah satu cara melawan kekerasan seksual ini adalah dengan berbicara dan menolak bungkam," tutur AKBP Boy Jeckson Situmorang.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved