Ajudan Jenderal Ferdy Tembak Brigadir J

Ternyata Brigadir J Sudah Minta Vera Cari Pacar Baru, Minta Ampun seusai Diancam Dibunuh: Perpisahan

Vera Simanjuntak adalah kekasih Brigadir J, yang disebut tewas dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Tayang:
Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
IST via TribunManado
Vera Simanjuntak ternyata sudah tahu Brigadir J diancam dibunuh. 

TRIBUNJATIM.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap pernyataan Vera Simanjuntak.

Diketahui, Vera Simanjuntak adalah kekasih Brigadir J, yang disebut tewas dalam kasus polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Brigadir J ucap salam perpisahan kepada Vera Simanjuntak.

Ancaman pembunuhan juga diungkap.

Baca juga: Akhirnya Bharada E Kuak Kebenaran Kematian Brigadir J? Ibu Yosua Pilu Tagih Janji Istri Ferdy Sambo

Dikatakan Kamaruddin, Brigadir J menceritakan soal ancaman pembunuhan kepada Vera sejak Juni hingga sehari sebelum dia tewas pada Kamis (8/7/2022) lalu.

"Iya benar, almarhum bercerita kepada pacarnya terkait itu (ancaman pembunuhan)," kata Kamaruddin kepada Tribunnews.com ( grup TribunJatim.com ), Jumat (29/7/2022).

Kamaruddin mengungkapkan ancaman pembunuhan itu membuat Brigadir J tidak tenang hingga mengucapkan kata-kata perpisahan kepada Vera.

"Membuat kata-kata perpisahan dengan pacarnya memohon ampun atas dosa dan perbuatannya kepada pacarnya ini dan meminta mencari pria lain sebagai penggantinya," ucapnya.

Baca juga: Gelagat Irjen Ferdy Sambo Pasca 27 CCTV Diperiksa, Sembunyi? Brigadir J Masih Hidup saat Masuk Rumah

Atas ancaman tersebut, Kamaruddin merasa janggal jika Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Kadiv Propam Polri non-aktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawati seperti yang disebut polisi.

"Pertanyaannya ada nggak orang yang sudah tau dia menjelang sakaratul maut masih bernafsu untuk melakukan itu," ungkapnya.

Terbaru, nasib malang kini menimpa Vera.

"Kami kecolongan. Sekarang ini secara riil pacar atau calon istri Brigadir Yosua sudah terkena dampak,” ujar Jhonson Panjaitan, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J  yang lain, eperti dikutip dari Tribun Jambi ( grup TribunJatim.com ).

Baca juga: Gelagat Vera seusai Kematian Brigadir J, Langsung Kerja, Rekan Bahas Sikap Asli, Tak Bisa Ditutupi

Vera kini kehilangan pekerjaannya sebagai bidan di Puskesmas karena mengundurkan diri.

Vera Simanjuntak tinggal dan bekerja di Jambi.

Sementara Brigadir J tinggal di Jakarta karena menjadi ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Setelah Brigadir Yosua tewas ditembak, Vera Simanjuntak sempat dimintai keterangan di Polda Jambi.

Vera Simanjuntak merasa tertekan dengan kasus tewasnya Brigadir Yosua.

Terungkap gelagat Vera Simanjuntak setelah kematian Brigadir J. Rekan kerja beri kesaksian.
Terungkap gelagat Vera Simanjuntak setelah kematian Brigadir J. Rekan kerja beri kesaksian. (Facebook Vera Simanjuntak)

Vera Simanjuntak diperiksa polisi di Polda Jambi sejak Jumat (22/7/2022) hingga Minggu (24/7/2022).

Sebanyak 32 pertanyaan diberikan tim penyidik kepada Vera Simanjuntak.

Pascadiperiksa kasus tewasnya Brigadir Yosua, Vera Simanjuntak mundur dari pekerjaannya sebagai bidan di satu Puskesmas di Jambi.

"Dia (Vera) merasa tertekan, akhirnya memilih mundur dari pekerjaan," kata Johnson Simanjuntak.

Menurut Jhonson Panjaitan, pihaknya kecolongan perihal perlindungan terhadap saksi.

Apalagi Vera Simanjuntak terkena dampak besar usai menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Kejanggalan Fisik Jenazah Brigadir J, Autopsi Ulang Disaksikan 1 Orang Keluarga: Cek 2 Bagian Ini

Dikatakan Jhonson Panjaitan, Vera Simanjuntak mendapatkan dampak besar akibat pemberitaan mengenai apa yang dijelaskankan dalam BAP saat diperiksa sebagai saksi.

Saat ini Vera Simanjuntak kata Jhonson Panjaitan sangat ketakutan.

"HP sudah disita, saya tidak tahu diganti atau tidak. Yang bersangkutan sudah sangat ketakutan," ujarnya lagi.

Jhonson Panjaitan menilai kalau ibu dari Brigadir Yosua juga harus mendapat perlindungan.

LPSK, kata Jhonson Panjaitan, saat ini lebih mementingkan perlindungan terhadap Irjen Ferdy Sambo dan istri.

Padahal, tekanan pada saksi akan lebih besar setelah ada bukti-buki kuat untuk menetapkan tersangka.

Baca juga: Pengancam Brigadir J sebelum Tewas Terungkap? 1 Foto Tunjuk Sosoknya, Pengacara: Naik Tangga Dibunuh

Sementara itu saat proses ekshumasi atau pembongkaran kembali makam putranya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di area pemakaman di kawasan Sungai Bahar, Muaro Jambi, Rabu (27/7/2022), ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak tak dapat membendung tangisannya.

Rosti bahkan sempat menyebut-nyebut nama Presiden Jokowi, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Angkatan Laut, Angkatan Darat hingga angkatan Udara untuk meminta pertolongan.

"Oooo Tuhan, tolong saya, sembilan bulan saya kandung kamu nak, tapi kita difitnah," teriak Rosti di pemakaman umum Suka Makmur, Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022).

"Ooo Bapak Jokowi, Panglima TNI, Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara tolong saya bapak," ujarnya.

Baca juga: Calon Istri Akhirnya Beber Curhat Brigadir J, Masih Chat 17 Menit Jelang Tewas, 8 Tahun Tunggu Nikah

Rosti juga menyebut nama istri Kadiv Propam Polri non-aktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

"Ibu Putri, di mana kau Ibu? Kau juga seorang Ibu. Anakku dianiaya. Tuhan, tolong pertolonganmu Tuhan. Pak Presiden tolong kami. Tunjukkan kebenaran," kata Rosti sambil histeris di lokasi.

"Di mana keadilan, di mana kamu Putri, kata kamu mau menjaga anak kita," ujar Rosti.

Melihat tangisan Rosti itu, anggota keluarga perempuan yang lain juga ikut menangis.

Setelah itu, sang ibunda yang histeris dipapah oleh keluarga lain menuju posko Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang memang sudah disiapkan mengawal proses ekshumasi.

Di dalam posko, Rosti masih terlihat sangat histeris.

Dalam tangisannya, ia menyebut anaknya telah disiksa dan meminta pertanggungjawaban seseorang dalam kasus ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved