Berita Jatim

Pemprov Jawa Timur Renovasi 1.952 Rumah Tidak Layak Huni dan Bangun 210 Jamban untuk Warga Tak Mampu

Bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya, Pemprov Jawa Timur merenovasi 1.952 rumah tidak layak huni dan bangun 210 jamban warga tak mampu.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto melakukan penyerahan kunci rutilahu yang telah direnovasi pada warga di Kabupaten Ngawi, Kamis (4/8/2022).  

“Jambanisasi serta adanya rumah layak huni dengan ventilasi yang cukup agar sirkulasi udara baik, maka kami harap ini dapat menjadi salah satu proses masuk ke dalam kehidupan yang sehat. Dan dampaknya adalah masyarakat dapat menerapkan PHBS di lingkungannya,” katanya.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Jawa Timur ini juga mengajak masyarakat untuk ‘Tengok Tonggo’ atau ikut menyisir bila tetangganya ada yang memiliki rumah tidak layak huni atau belum memiliki jamban.

“Mari tengok tetangga di sekeliling kita, apakah masih ada yang rumahnya tidak layak huni maupun belum punya jamban. Mari kita gotong royong bersama agar rumahnya bisa lebih sehat lagi,” katanya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto mengatakan, kebutuhan pokok manusia adalah sandang, pangan, papan. Dan program rutilahu menjadi salah satunya, yakni papan. 

Untuk itu, ia mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja sama dari Pemprov Jawa Timur dalam program rutilahu. Hal ini dikarenakan progran rutilahu merupakan program yang berkelanjutan.

“Terima kasih juga kepada masyarakat karena dengan sinergitas di lapangan seluruh program ini dapat dilaksanakan dengan baik. Dan hasilnya melebihi ekspektasi. Selain itu semangat gotong royong jadi kunci utama dalam penyelesaian pekerjaan ini, dimana mulai renovasi Juni dan selesai akhir Juli,” katanya.

Sementara itu, Sumani, warga Dusun Bendo, Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Ngawi, yang merupakan penerima program rehabilitasi rutilahu berterima kasih atas program yang digulirkan pemprov bersama Kodam V/Brawijaya

Sebelumnya, rumah Sumani doyong lantaran hanya berdinding anyaman bambu, kini telah menjadi lebih kuat dengan berdinding bahan calsiboard. Begitu juga dengan lantai rumahnya, yang semula hanya beralaskan tanah, kini telah terbangun lantai ruangan plester. 

"Terima kasih ibu gubernur. Bantuan ini telah membantu kami sehingga kami bisa menikmati hunian yang layak dan juga nyaman. Semoga Ibu dapat kebahagiaan dan rezeki sebanyak-banyaknya. Mugi diparingi (semoga diberikan) sehat. Terima kasih sekali lagi, bu Khofifah," imbuh Sumani. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved