Berita Surabaya

Rangkul Kepala Sekolah SMP-SMA se Surabaya, Densus 88 Beri Pemahanan Anti Radikalisme

Antisipasi paham radikal Detasemen Khusus 88 Anti Teror gandeng ratusan kepala sekolah se Surabaya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Dit Cegah Densus 88 Mabes Polri, Kompol Agta Bhawana Putra bersama ratusan kepala sekolah SMP dan SMA se Surabaya saat gelar penyuluhan paham anti radikalisme, intoleran dan terorisme di Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Misi penguatan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia diusung oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror dengan mengajak ratusan kepala sekolah se Surabaya.

Personel satuan berlambang burung hantu itu memberikan arahan dan materi berkaitan dengan ideologi anti radikalisme kepada para kepala sekolah tersebut.

Mereka dikumpulkan di Aula Bung Tomo, Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Jumat (12/8/2022).

Kompol Agta Bhuwana Putra, personel Dit Cegah Densus 88 Mabes Polri mengatakan jika operasi terbuka itu dilakukan untuk upaya pencegahan ideologi radikalisme, intoleran dan terorisme masuk ke sistim-sistim pendidikan.

"Melaksanakan kegiatan terbuka kali ini, sesuai perintah Presiden,kegiatan pencegahan tidak hanya penindakan juga pencegahan,meredam angka terorisme di Indonesia," kata Agta, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Pagari Diri dari Faham Radikal, 3 Organisasi Kepemudaan di Lamongan Gelar Deklarasi Damai

Mengawali penyuluhan anti radikalisme itu, Agta memberikan contoh beberapa kejadian di timur tengah seperti Suriah, Taliban di Afghanistan, hingga Tindak Pidana terorisme di Indonesia.

"Kami berikan langkah pencegahan dan antisipasinya serta peran stakeholder untuk menepis ideologi radikalisme itu sendiri," imbuhnya.

Agta berharap, para kepala sekolah yang berjumlah lebih dari 100 orang itu langsung melakukan penyebaran materi tersebut untuk disampaikan ke guru, wali murid hingga murid-murid di SMP dan SMA se Surabaya.

Yusuf Masruch, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabata menyambut dengan tangan terbuka penyuluhan mengenai paham anti radikalisme demi menumbuhkan dan memantapkan ideologi pancasila di anak didik se Surabaya.

"Dimulai dari kepala sekolah, nanti jika perlu mengumpulkan guru se Surabaya, kami siap fasilitasi. Ini tentu penting menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta," singkatnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved