Berita Gresik

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik Terlibat Pernikahan Manusia dan Domba Terancam Dipecat, Kok Bisa?

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Gresik yang terlibat kasus penistaan agama pernikahan manusia dengan domba

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
LAPORAN – Tersangka kasus dugaan penistaan agama Nur Hudi Didin Arianto Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Gresik (paling kiri) saat bertaubat atas kasus pernikahan manusia dengan domba di Kantor MUI Kabupaten Gresik, Kamis (30/6/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Tersangka Nur Hudi Didin Arianto anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Gresik yang terlibat kasus penistaan agama pernikahan manusia dengan domba terancam dipecat dari anggota DPRD Kabupaten Gresik, Jumat (19/8/2022). Hal itu jika selama 6 kali tidak ikut sidang paripurna.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Mujid Ridwan mengatakan, dalam tata tertib DPRD Kabupaten Gresik, anggota harus mengikuti rapat paripurna. Sehingga, jika sampai 6 kali tidak mengikuti sidang paripurna bisa dikenakan sanksi pemecatan.

Beberapa kegiatan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Gresik yaitu Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Paripurna Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD, Paripurna Kenegaraan dan Pengesahan APBD.

“Nanti kita lihat, berapa kali tidak mengikuti paripurna. Seingat saya sebelum ditahan (Nur Hudi, red) masih mengikuti kegiatan di DPRD. Kalau enam kali berturut-turut ya kita usul diberhentikan. Kalau tidak di PAW, kita putuskan hak-haknya, karena sudah enam kali tidak ikut rapat paripurna,” kata Mujid Ridwan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut Mujid Ridwan menambahkan, jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Gresik saat ini masih menunggu pelimpahan tersangka Nur Hudi ke Kejaksaan Negeri Gresik dan proses persidangan.

Baca juga: Update Kasus Pernikahan Manusia dengan Domba, Berkas Masih Menunggu Petunjuk Kejari Gresik

“Kalau sudah terdakwa baru kita putuskan pemberhentian sementara selama tiga bulan sampai menunggu putusan persidangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, jajaran penyidik Polres Gresik telah menahan tersangka Nur Hudi Didin Arianto, anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Gresik atas kasus penistaan agama pada Senin (18/7/2022).

Selain Nur Hudi Didin Arianto sebagai pemilik Pesanggerahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, tersangka lain yang telah ditahan yaitu Arif Saifullah sebagai konten kreator, Saiful Arif sebagai pengantin laki-laki dan Sutrisna sebagai penghulu.

Diketahui, di Pesanggerahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, sebagai tempat diadakan acara ngunduh mantu pernikahan manusia laki-laki dengan seeokor domba betina, pada Minggu (5/6/2022). Dalam rangkaian pernikahannya menggunakan ajaran agama Islam.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved