Berita Bojonegoro

Nasib Pejabat Kejari Bojonegoro yang Digerek di Hotel saat Berbuat Tak Senonoh ke Sesama Jenis

Inilah nasib pejabat Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bojonegoro, ditangkap polisi setelah melakukan tindakan asusila sesama jenis.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi kasus asusila sesama jenis yang dilakukan oknum pejabat Kejari Bojonegoro beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pejabat Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bojonegoro, ditangkap polisi setelah melakukan tindakan asusila sesama jenis.

Aparatur negara itu adalah AH, Kasi Pengelolaan Barang Bukti Kejari yang ditangkap polisi saat berada di kawasan Candi Mulyo, Kabupaten Jombang, pada Kamis (18/8/2022) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pihak kejaksaan Bojonegoro pun membenarkan penangkapan tersebut.

"Benar sesuai kejadian begitu, pelaku kasi pengelolaan barang bukti," kata Kajari Bojonegoro, Badrut Tamam, kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

Ia menjelaskan, kasus ini sendiri sebenarnya sudah dirilis oleh Kejati Jatim dan sudah disampaikan jelas kronologi penangkapan yang dilakukan oleh anggota Satreskrim Polres Jombang.

Pelaku diketahui bertempat tinggal di Kabupaten Jombang, namun ia berdinas di wilayah Bojonegoro.

Baca juga: Tengah Malam, Oknum Pegawai Kejari Bojonegoro Kena Gerebek Nodai ABG Cowok di Hotel Jombang

Akibat perbuatan yang dilakukan, pelaku terancam dipecat dari jabatannya sebagai kepala seksi.

"Perbuatan AH ini tidak bisa ditolerir dan sangat mencoreng nama baik, sesuai arahan Kajati kami tidak akan mentolerir pelaku, bahkan pelaku juga terancam dipecat dari jabatan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Perampasan Kejari Bojonegoro, berinisial AH digerebek anggota Satreskrim Polres Jombang saat ngamar dengan pria yang masih sekolah SMA berusia 16 tahun di sebuah kamar hotel di Jalan Raya Gus Dur, Candimulyo, Jombang, Kamis (18/8/2022) dini hari.

AH yang berdomisili di Kabupaten Jombang digerebek petugas sekitar pukul 00.35 WIB.

Ketika penggerebekan berlangsung, AH diketahui baru saja merudapaksa korbannya yang masih duduk di bangku SMA itu.

Saat dimintai keterangan di ruang penyidik Satreskrim Polres Jombang, korban diiming-imingi uang Rp 300.000 untuk melayani nafsu bejat AH.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved