Berita Sidoarjo

Resmi Dilaunching, RSUD Sibar Disebut Jadi Rumah Sakit Tipe C dengan Layanan Kesehatan Terlengkap

Resmi dilaunching, RSUD Sidoarjo Barat atau RSUD Sibar disebut-sebut jadi rumah sakit tipe C dengan layanan kesehatan terlengkap.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Suasana peresmian RSUD Sidoarjo Barat atau RSUD Sibar yang dihadiri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, Rabu (24/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - RSUD Sidoarjo Barat (Sibar) resmi dilaunching pada Rabu (24/8/2022).

Rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo yang berada di Desa Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, itu disebut-sebut sebagai rumah sakit tipe C dengan layanan kesehatan terlengkap. 

Di sana ada IGD, Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Jalan, dan sebagainya. Pelayanan kesehatan di IGD terdiri dari triase, resusitasi, serta ruang tindakan dan ruang observarsi, obstetri neonatal emergensi komprehensif.

Ruang isolasi di RSUD Sibar juga dilengkapi dengan berbagai klinik. Termasuk klinik spesialis penyakit dalam, klinik spesialis jantung dan pembuluh darah, klinik spesialis bedah umum dan klinik spesialis obstetri dan ginekologi, klinik spesialis bedah tulang, serta klinik spesialis anak dan gigi.

Sementara untuk layanan penunjang terdapat instalasi laboratorium patologi klinik, instalasi farmasi, instalasi CSSD, instalasi ambulan dan informasi komunikasi.

Menurut Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, keberadaan RSUD Sibar sebagai bentuk pemerataan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo.

Ahmad Muhdlor berharap, pelayanan kesehatan di RSUD Sibar bisa semakin maju dan berkembang. Dari rumah sakit kelas C naik menjadi rumah sakit kelas B.

"Kalau RSUD Sidoarjo yang sekarang kelas B dan nanti naik kelas A, maka RSUD Sibar tiga tahun atau empat tahun ke depan harus naik menjadi kelas B," kata Gus Muhdlor, sapaan Ahmad Muhdlor.

Selain itu, dia berharap Sidoarjo akan ada lagi rumah sakit kelas C seperti RSUD Sibar, agar pemerataan pembangunan di bidang kesehatan bisa terus berlanjut. 

Dikatakannya, pembangunan RSUD Sibar cukup menguras energi dan pikiran. Dalam tanda kutip dikatakannya proses pembangunannya berdarah-darah. Namun dapat terwujud pembangunannya hanya dalam lima bulan.

"Rumah Sakit Sidoarjo Barat ini termasuk keajaiban. Kenapa, itu mepet sekali, lima bulan (pembangunannya), saya masih ingat," ungkap Ahmad Muhdlor.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman mengatakan, terdapat 14 orang dokter spesialis di RSUD Sibar.

“Ruang isolasi di RSUD Sibar juga dilengkapi dengan berbagai klinik. Serta ada layanan penunjang berupa instalasi laboratorium patologi klinik, instalasi farmasi, instalasi CSSD, instalasi ambulan dan informasi komunikasi," ungkap Syaf Satriawarman.

Terkait persediaan obat di RSUD Sibar, disebutnya juga sudah siap. Obat dan bahan medis habis pakai serta non habis pakai sudah tersedia. 

"Obat untuk spesialis obgyn, ortopedi, bedah umum, anak, jantung dan pembuluh darah dan ICU serta anestesi sudah siap sesuai formularium yang disusun di RSUD Sidoarjo Barat," ujarnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Sidoarjo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved