Berita Malang

Buang Hajat di Sungai, Warga Muharto Malang Teriak Lihat Jasad Pria Berhelm Pink Mengambang

Warga Jalan Muharto Gang V RT 5 RW 6 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang mendadak geger, Kamis (25/8/2022) pagi. Pasalnya, jasad pria berhelm pink men

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Jasad pria berhelm pink tanpa identitas saat dievakuasi oleh relawan medis ke Kamar Jenazah RSSA Malang, Kamis (25/8/2022). Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan warga Muharto Malang yang sedang buang hajat di sungai 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Warga Jalan Muharto Gang V RT 5 RW 6 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang mendadak geger, Kamis (25/8/2022) pagi. Pasalnya, jasad pria berhelm pink mengambang di Sungai Brantas.

Ketua RT setempat, Muhammad Cholil mengatakan, kejadian penemuan jasad seorang pria tanpa identitas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Saat itu, ada warga sekitar sedang Buang Air Besar (BAB) di pinggir Sungai Brantas. Lalu warga itu melihat, ada jasad seorang pria memakai helm mengambang di sungai dalam kondisi tertelungkup," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Melihat hal tersebut, warga yang sedang BAB itu berteriak meminta tolong warga sekitar. Beruntung arus sungai tidak terlalu deras, sehingga jenazah dapat langsung dipinggirkan ke tepi sungai.

"Jenazah tersebut memakai helm berwarna merah muda (pink), memakai jaket hitam, bercelana pendek, dan membawa tas ransel ukuran kecil. Untuk usianya, diperkirakan antara 60-65 tahun," jelasnya.

Setelah itu, warga langsung menghubungi Polsek Kedungkandang. Tak lama kemudian, Polsek Kedungkandang bersama Inafis Polresta Malang Kota dan relawan medis tiba di lokasi.

Baca juga: Bersihkan TKP Penemuan Jasad Wanita, Warga Malang Temukan Kerangka Manusia di Tumpukan Kain

"Setelah anggota polisi datang, tas ransel yang ada di jenazah korban pun dibuka. Di tas tersebut, ditemukan uang tunai sekitar Rp 22 ribu, fittingan lampu, sachet kopi, snack, mainan dan sarung. Dan baik di tas maupun di tubuh jenazah, tidak ditemukan kartu  identitas apapun," terangnya.

Muhammad Cholil juga mengaku, bahwa jenazah tersebut bukanlah warganya. Pasalnya, warganya tidak ada yang mengenali ciri-ciri jenazah tersebut dan tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarga.

"Kemungkinan dari hulu. Soalnya warga sini tidak ada yang mengenali jenazah tersebut," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang Kompol Agus Siswo Hariyadi melalui Kanit Intel Polsek Kedungkandang AKP Fajar mengungkapkan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak kekerasan. Selain itu, tubuh jenazah korban dalam kondisi utuh.

"Kalau dari keterangan warga, ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. kemudian dilaporkan sekitar pukul 09.00 WIB, dan petugas mendatangi setelah itu. Kemungkinan, jenazah meninggal tidak lama, sekitar 1-2 jam yang lalu. Saat ini, jenazah sudah kami evakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang," bebernya.

Hingga saat ini, Polsek Kedungkandang dibantu Inafis Polresta Malang Kota masih berusaha 
mengungkap identitas korban.

"Apabila ada masyarakat Kota Malang dan sekitarnya, yang merasa kehilangan keluarga bisa datang langsung ke Polsek Kedungkandang. Atau bisa langsung menuju ke Kamar Jenazah RSSA Malang, untuk melakukan konfirmasi sesuai dengan ciri-ciri yang ada pada jenazah," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved