Pembunuhan Brigadir J

Dipecat Secara Tidak Hormat, Ferdy Sambo Minta Maaf hingga Ajukan Banding, Polisi di Lapangan Galau

Ferdy Sambo tetap mengajukan banding atas putusan pemberhentian tidak dengan hormat yang diterimanya. Kini anggota polisi di lapangan ikut galau.

Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Sudarma Adi
YouTube/POLRI TV RADIO
Dalam sidang komisi kode etik Polri (KKEP) yang digelar pada Kamis (25/8), mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sempat menyampaikan surat permintaan maaf tulisan tangannya sendiri. 

TRIBUNJATIM.COM - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo telah menjalani sidang komisi kode etik Polri (KKEP) pada Kamis (25/8/2022).

Berdasarkan keputusan sidang tersebut, Ferdy Sambo resmi dipecat dari Polri karena terbukti melanggar kode etik.

"Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri," tutur Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofri selaku pimpinan sidang.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdy Sambo juga menyerahkan surat permintaan maaf tulisan tangannya sendiri.

Ferdy Sambo yang telah berstatus sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J itu lantas membacakan surat tersebut.

Baca juga: Kondisi Terkini Vera Simanjuntak Calon Istri Brigadir J, Masih Enggan Bicara, Kerabat: Putus Asa

Kolase foto Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir J. Kini istilah 'Kerajaan Sambo' mencuat ke permukaan.
Dalam sidang komisi kode etik Polri (KKEP) yang digelar pada Kamis (25/8), mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sempat menyampaikan surat permintaan maaf tulisan tangannya sendiri.(YouTube - Tribunnews.com/Naufal Lanten)

"Izinkan kami menyampaikan tembusan permohonan maaf bertulis tangan kepada senior dan rekan sejawat anggota Polri atas perilaku pelanggaran kode etik yang kami lakukan," tutur Ferdy Sambo di depan ruang sidang di Mabes Polri, Jumat (26/8/2022) dini hari.

Lebih lanjut, suami Putri Candrawathi tersebut memohon agar permintaan maafnya diterima.

Ferdy Sambo juga mengaku siap menanggung seluruh konsekuensi hukum atas perbuatannya.

"Saya mohon permintaan maaf saya diterima, dan saya menyatakan siap untuk menjalankan setiap konsekuensi sesuai hukum yang berlaku," paparnya sebagaimana dikutip TribunJatim.com dari KompasTV.

"Saya juga siap menerima tanggung jawab dan menanggung seluruh akibat hukum yang dilimpahkan kepada senior dan rekan-rekan yang terdampak," tambahnya.

Baca juga: Inilah Sosok Putri Sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang Jarang Tersorot, Calon Dokter

Benarkah ada bunker berisi uang Rp900 M di dalam rumah Ferdy Sambo?
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap bagaimana kasus Ferdy Sambo turut mempengaruhi anggota polisi lain di Lapangan. (Tribratanews.polri.go.id - TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana)

Meski begitu, Ferdy Sambo ajukan banding atas putusan pemberhentian tidak dengan hormat yang diterimanya.

Hal itu disebutnya telah sesuai dengan Pasal 69 Peraturan Polisi Nomor 7 Tahun 2022.

"Mohon izin Ketua KKEP bagaimana kami sampaikan dalam proses persidangan, kami mengakui semua perbuatan dan menyesali semua perbuatan yang kami lakukan terhadap institusi Polri," tukasnya.

"Namun mohon izin sesuai dengan Pasal 69 Peraturan Polisi Nomor 7 Tahun 2022, izinkan kami untuk mengajukan banding."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved